You Are Here: Home » Warta Sehat » Umum » Obat Alami untuk Flu dan Demam

Obat Alami untuk Flu dan Demam

Flu dan demam dapatflu menyerang jika pertahanan tubuh kurang fit dan cuaca yang buruk. Obat yang berada di pasaran hanya untuk menghilangkan gejala dan memperpendek durasi flu. Beberapa orang pun tidak menyukai medikasi dokter (obat-obatan kimia) ketika terserang flu dan demam. Selain obat terdapat beberapa tanaman herbal alami dan cara lain yang dapat membantu meredakan flu dan demam diantaranya yaitu :

  1. Echinacea. Echinacea merupakan suplemen herbal yang diyakini dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga membantu melawan infeksi. Beberapa penelitian menunjukkan hal itu (meskipun masih perlu dilakukan penelitian lanjutan). Konsumsi echinacea ketika gejala mulai dan berlangsung selama 7 sampai 10 hari. Tetap konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengkonsumsi suplemen apapun.
    1. Zink/Seng. Beberapa studi menunjukkan bahwa seng memiliki efek terhadap virus, dan berfungsi untuk mempersingkat durasi gejala demam dan mengurangi keparahan pilek dalam waktu 24 jam. FDA merekomendasikan untuk tidak menggunakan produk seng yang dihirup karena membahayakan syaraf penciuman.
    2. Vitamin C. Dalam satu studi, peserta yang konsumsi vitamin C ketika sedang mengalami stress fisik yang ekstrim dan cuaca dingin mempunyai risiko 50% lebih kecil terserang demam.
    3. Sup ayam. Mampu membantu meringankan gejala flu lebih dari satu cara. Menghirup uapnya dapat melegakan pernafasan. Menyeruput kuah sup dapat mengurangi dehidrasi, dan beberapa ahli mengatakan sup ayam mampu untuk mengurangi inflamasi dan hal ini didukung oleh beberapa penelitian di laboratorium.
    4. Teh panas. Minum teh panas menawarkan beberapa manfaat yang sama seperti sup ayam. Menghirup uap melegakan pernafasan, sementara minumnya menenangkan tenggorokan dan membuat Anda tidak dehidrasi. Teh hitam dan hijau mengandung antioksidan dan melawan penyakit, seperti flu.
    5. Uap. Untuk melakukan uap, gunakan kamar uap – atau hanya duduk di kamar mandi dan mandi air panas. Menghirup uap panas dapat memecah hidung mampet dan berair.
    6. Salep menthol. Oleskan salep menthol dibawah hidung, tenggorokan atau dada. Menthol mampu untuk mengurangi rasa sakit pada kulit kemerahan, juga ketika dihirup dapat meringankan batuk dan meringankan gejala hidung mampet. Menthol baiknya digunakan pada anak diatas 2  ahun.
    7. Kumur air garam. Secara tradisional, untuk sakit tenggorokan, berkumur dengan air garam memiliki beberapa manfaat. Berkumur air hangat dengan satu sendok teh garam empat kali sehari dapat membantu menjaga kelembaban tenggorokan yang terserang gatal.
    8. Istirahat total. Kehidupan yang sangat sibuk membuat kita kurang memperhatikan istirahat yang diperlukan. Tapi jika banyak istirahat memungkinkan tubuh mengarahkan lebih banyak energi untuk melawan infeksi.

 

Sumber: http://women.webmd.com

 

(ast/vie/bt)

About The Author

Situs Resmi Kesehatan, Gizi & Farmasi.

Number of Entries : 1904

Leave a Comment

Scroll to top