Metabolisme Meningkat Berat Badan Turun Cepat
Keberhasilan sebuah program penurunan berat badan tak lepas dari peran metabolisme tubuh, juga seberapa cepat tubuh mampu membakar kalori. Kecepatan metabolisme ini ternyata dapat diwarisi. Pria cenderung membakar lebih banyak kalori dibanding wanita, bahkan saat beristirahat. Metabolisme tubuh akan melambat setelah umur 40 tahun.
Berikut adalah beberapa cara untuk meningkatkan metabolisme tubuh tanpa melihat umur, jenis kelamin dan genetika, diantaranya :
-
Membentuk otot
Latihan yang melibatkan pembentukan otot (seberat 500gr) mampu membakar 6 kalori/hari, sedangkan pada proses pembakaran lemak (seberat 500gr) hanya mampu menghilangkan 2 kalori/hari. Latihan penguatan otot perlu dilakukan guna mengaktifkan otot di seluruh tubuh dan meningkatkan metabolisme.
-
Melakukan latihan yang bertahap
Aerobik dapat meningkatkan metabolisme setelah latihan. Lakukan latihan dari intensitas rendah, sedang, hingga tinggi secara bertahap.
-
Mengkonsumsi air
Tubuh membutuhkan air untuk memproses kalori. Jika terjadi dehidrasi, metabolisme akan melambat. Dalam sebuah penelitian, minum air delapan gelas atau lebih dapat membakar kalori lebih banyak dibandingkan mereka yang minum kurang dari delapan gelas. Untuk menghindari dehidrasi, minum segelas air atau minuman tanpa gula lain sebelum makan dan konsumsi snack, konsumsilah camilan buah-buahan segar dan sayuran, yang secara alami mengandung air, daripada pretzel atau chip.
-
Mengkonsumsi minuman energi
Beberapa kandungan dalam minuman energi dapat memberikan peningkatan metabolisme seperti kafein, taurin yang mempercepat metabolisme dan dapat membantu membakar lemak, dan asam amino. Namun terlalu sering mengkonsumsi minuman ini dapat menyebabkan masalah seperti tekanan darah tinggi, kecemasan, dan gangguan tidur bagi sebagian orang. The American Academy of Pediatrics tidak merekomendasikan untuk anak-anak dan remaja.
-
Mengkonsumsi snack dengan cerdas
Mengkonsumsi makanan besar dengan intensitas sering akan melambatkan metabolisme. Tetapi mengkonsumsi makanan ringan setiap 3 sampai 4 jam dapat meningkatkan metabolisme, sehingga membakar lebih banyak kalori selama sehari.
-
Mengkonsumsi makanan pedas
Makanan pedas memiliki bahan kimia alami yang dapat meningkatkan metabolisme.
-
Mengkonsumsi protein
Pada saat tubuh membakar kalori, protein yang terlebih dahulu dimetabolisme, kemudian karbohidrat dan lemak. Protein menggantikan karbohidrat dalam bagian diet seimbang, makanan kaya protein dapat meningkatkan metabolisme pada saat makan. Sumber yang baik dari protein termasuk daging sapi tanpa lemak, kalkun, ikan, daging ayam putih, tahu, kacang-kacangan, telur, dan produk susu rendah lemak.
-
Mengkonsumsi kopi hitam
Kafein membantu meningkatkan energy juga meningkatkan daya tahan tubuh saat berolahraga.
Minum teh hijau menawarkan manfaat gabungan dari kafein dan catechin, zat yang terbukti mendongkrak metabolisme selama beberapa jam. Penelitian menunjukkan bahwa minum 2 – 4 cangkir teh hijau dapat mendorong tubuh untuk membakar kalori 17% bahkan lebih selama latihan dengan waktu yang singkat.
-
Hindari diet yoyo
Diet ketat 1.200 kalori/hari (pada wanita) atau 1.800 kalori/hari (pada laki-laki) merupakan hal terburuk yang dilakukan untuk mempercepat metabolisme. Meskipun diet ini dapat membantu menurunkan berat badan, sayangnya diet ini mengorbankan gizi yang baik untuk tubuh. Hal ini juga menjadi bumerang, karena dapat menghilangkan massa otot, yang pada akhirnya akan memperlambat metabolisme. Hasil akhir adalah tubuh akan membakar lebih sedikit kalori dan peningkatan berat badan lebih cepat dari sebelumnya diet, yang biasa disebut dengan diet yoyo.
Sumber : webmd
(vna/bt)
