You Are Here: Home » Warta Sehat » Umum » Menyusui Meningkatkan Pertumbuhan Bakteri Baik di Pencernaan

Menyusui Meningkatkan Pertumbuhan Bakteri Baik di Pencernaan

154839_mombaby4tsMenurut sebuah studi baru oleh Institut Nasional Food, Technical University of Denmarkdan University of Copenhagen, faktor gizi yang memiliki dampak terbesar pada pengembangan flora usus anak ternyata ketika anak menerima ASI. Studi ini menunjukkan bahwa ASI mendorong pertumbuhan bakteri asam laktat yang menguntungkan dalam usus flora bayi, yang bermanfaat bagi perkembangan sistem kekebalan tubuh anak.

Sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa bayi yang diberikan ASI mempunyai tubuh yang lebih ramping dari pada anak-anak yang diberi susu formula. Selain itu tidak mudah alergi, risiko rendah terhadap diabetes dan penyakit radang usus di kemudian hari. Menurut sebuah studi baru oleh National Food Institute and the University of Copenhagen, hal ini mungkin disebabkan oleh kenyataan bahwa ASI mampu mendorong perkembangan bakteri menguntungkan dalam usus bayi.

Tine Rask Licht dari the National Food Institute menyatakan peran mikroba usus yang sehat penting pada bayi agar sistem kekebalan tubuh berfungsi dengan baik. Bayi yang baru dilahirkan tidak mempunyai mikroba usus didalamnya, maka faktor makanan menjadi penting untuk perkembangan usus terutama di tiga awal tahun kehidupan awal.

Studi ini menunjukkan, bahwa ada perubahan yang nyata dalam komposisi bakteri usus usia 9 sampai 18 bulan setelah berhenti menyusui serta dikenalkan dengan berbagai jenis makanan. Mikrobiota usus anak akan terus berkembang sampai usia 3 tahun yang semakin kompleks dan lebih stabil.

Sampel diperoleh dari 330 bayi sehat di Denmark berusia 9,18 dan 36 bulan yang menilai hubungan karakter bakteri/mikroorganisme usus dengan menggunakan metode PCR quantitative yang ditandai dengan pengukuran bakteri lactobacilli, bifido, dan Enterobacteriaceae dengan mikrobiota didominasi oleh Clostridiumspp dan Bacteroidesspp. Hubungan positif dilihat pada para bayi usia 9 sampai18 bulan yang diamati antara peningkatan indeks massa tubuh dan peningkatan asam lemak rantai pendek yang menghasilkan clostridia, kelompok leptum Clostridum dan Eubacteriumhallii. Hubungan positif ditetapkan sebelumnya antara percepatan pertumbuhan berat badan bayi, penghentian menyusui di masa awal hidupdan obesitas di kemudian hari yang menandakan penemuan ini membutuhkan perhatian.

164240_asi2Hasil ini dianggap mendukung asumsi bahwa mikroba usus yang awalnya secara teori stabil saat anak berusia 1 tahun, sebenarnya stabil pada saat anak berusia 3 tahun. Bakteri usus juga rentan terhadap banyak faktor yang dapat dilihat sampai dewasa. Penelitian ini diharapkan dapat membantu anak-anak dalam mengembangkan biota usus yang sehat, bermanfaat bagi sistem kekebalan tubuh dan pencernaan. Selain itu, bagi ibu baik untuk menasehati untuk promosi ASI dan memang jika untuk industri makanan, diproduksi pengembangan jenis sus formula baru untuk meningkatkan pembentukan bakteri yang menguntungkan di usus.

Sumber :ScienceDaily

(ast/bt)

About The Author

Situs Resmi Kesehatan, Gizi & Farmasi.

Number of Entries : 1662

Leave a Comment

© 2012 - www.mausehat.com

Scroll to top