You Are Here: Home » Warta Sehat » Umum » Kopi dan Teh…. Bagaimana Kandungan Kafeinnya ?

Kopi dan Teh…. Bagaimana Kandungan Kafeinnya ?

il_fullxfull.293321271Kebiasaan minum teh atau kopi sudah menjadi tradisi turun temurun. Tak heran jika pada akhirnya kebiasaan ini juga muncul dalam sebuah rapat atau seminar yang disebut dengan “Coffee Break”. Baik teh maupun kopi keduanya memiliki kandungan kafein yang tentunya dengan tingkatan yang berbeda.

Kafein adalah stimulan yang banyak terkandung dalam makanan seperti kopi, teh, cokelat, kacang, dan soda, juga merupakan aditif dalam beberapa jenis obat dan suplemen makanan. Kafein dalam dosis besar dapat menimbulkan masalah seperti kecemasan, sulit tidur, sakit kepala, dan detak jantung tidak normal.

Sebagai stimulan, kafein dapat meningkatkan aktivitas sistem kardiovaskular, sehingga meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah. Akibatnya, ginjal juga akan menyaring darah dengan volume yang lebih besar, dan meningkatkan pengeluaran urine (diuretik). Hal ini juga dapat menyebabkan ketidakteraturan denyut jantung (jantung berdebar-debar).

Kafein (caffeine) yang dikandung dalam teh adalah sekitar 7,6% dari berat kering. Jumlah kafein dalam takaran satu cangkir teh (sekitar 200 ml) adalah sebesar 50 mg atau sekitar 40% dari setengah cangkir yang sama jika kita menyeduh kopi. Kandungan kafein pada teh ini lebih rendah disebabkan karena formasinya yang begitu kompleks yang tergabung dalam polyphenol teh, sehingga efek rangsangan yang ditimbulkannya juga lebih ringan. Efek rangsangan yang ringan ini membantu untuk meningkatkan daya konsentrasi dan kewaspadaan. Menurut Canada’s Food Guides to Healthy Eating, tingkat kafein dalam teh tersebut dapat dikatakan memiliki efek positif. Kebanyakan orang bisa minum teh hingga 10 atau 12 cangkir per hari dan masih pada batas maksimum kafein yang dianjurkan.

tt1600129Kopi dan teh yang waktu penyeduhannya lebih lama akan membuat kandungan kafein dalam minuman tersebut semakin tinggi.Hal ini karena kopi atau teh yang lebih lama diseduh akan menyebabkan semakin banyaknya kafein yang keluar dari serbuk kopi atau teh yang lalu berpindah ke dalam cangkir.

Pada kopi, proses pemanggangan biji kopi turut mempengaruhi kadar kafein yang tersisa. Karena memanggang biji kopi akan menghancurkan beberapa kafein sehingga kadarnya lebih rendah dibandingkan dengan biji kopi yang tidak dipanggang atau waktunya sebentar saja.

Sedangkan kandungan kafein dari teh dipengaruhi oleh banyak faktor, karenanya tidak selalu teh hitam mengandung kafein lebih tinggi dibanding teh hijau, atau teh putih memiliki kadar kafein paling kecil. Faktor terbesar yang mempengaruhi kadar kafein dalam teh adalah bagian dari tanaman teh yang digunakan. Pada tanaman teh, kandungan kafein paling banyak terdapat di tunas daunnya, sedangkan daun yang tua dan batangnya memiliki kadar kafein yang lebih rendah.

 

Source : Foodconsumer.org

 

(ang/bt)

About The Author

Situs Resmi Kesehatan, Gizi & Farmasi.

Number of Entries : 843

Leave a Comment

© 2012 - www.mausehat.com

Scroll to top