Konsumsi kentang secara tunggal dapat meningkatkan risiko diabetes
Kentang merupak
an bahan panggan sumber karbohidrat yang juga bisa dijadikan sebagai pengganti nasi. Kentang kaya akan vitmain C, kalium, serat makanan dan beberapa phytocemical. Meski memiliki kandungan nutrisi yang baik, namun tingginya kandungan pati yang mudah di serap oleh tubuh berdampak buruk terhadap metabolisme glukosa di dalam tubuh.
Penelitian terbaru dari Harvard Medical School yang melibatkan 15.000 wanita, mengungkapkan bahwa wanita yang hanya mengkonsumsi 1 kentang panggang dalam seminggu, meningkatkan risiko seperlima lebih terhadap diabetes. Sedangkan mereka yang menggantikan sayuran lain atau kacang-kacangan dengan kentang menaikkan risiko sebesar sepersepuluh.
Penelitian lain dari British Medical Journal juga mengungkapkan hal yang sama, wanita yang mengkonsumsi satu porsi kentang seminggu berisiko 20% lebih mungkin terhadap diabetes. Diabetes ini dikenal sebagai diabetes gestasional. Dan mereka yang me
ngkonsumi 2-4 porsi seminggu memiliki 27% peningkatan risiko. Angka tersebut akan terus naik menjadi 50%, ketika seseorang mengkonsumsi lebih dari 5 porsi kentang seminggu
Namun demikian, setiap perempuan tidak harus khawatir dengan penelitian ini. Kentang merupakan sumber karbohidrat yang bermanfaat hanya saja imbangi dengan pola diet seimbang dan sehat dengan mengkonsumsi lima porsi buah dan sayuran/hari, makanan bertepung, protein tanpa lemak dan makanan kaya serat. ‘
Sumber : dailymail
(rsh/bt)