You Are Here: Home » Warta Sehat » Umum » Bagian-Bagian Wajah Yang Dapat Merefleksikan Gangguan Kesehatan

Bagian-Bagian Wajah Yang Dapat Merefleksikan Gangguan Kesehatan

148DED7E000005DC-2856621-image-9_1417470033036Fitur wajah terkadang memberikan petunjuk dan merefleksikan kesehatan. Gangguan tiroid misalnya, yang terlihat dari bentuk bola mata menonjol seperti melotot. Tak hanya mata, beberapa organ lain juga dapat merefleksikan kondisi kesehatan tubuh yaitu :

  1. MATA

    Kadar kolesterol yang tinggi dapat terlihat dari iris mata dimana pada lingkaran iris mata terdapat lingkaran putih. Tanda lainnya dapat dilihat dari adanya deposito lemak kecil di putih mata, yang dikenal sebagai pingueculas,” kata Francesca Marchetti, of the College of Optometrists. Benjolan lemak kecil atau jerawat di kelopak mata dan kulit di sekitar mata adalah gejala lain dari kolesterol tinggi. Ini adalah tanda bahaya tertentu, kata David Webb, profesor terapi dan farmakologi klinis di University of Edinburgh dan ahli dalam kesehatan jantung.

  2. KELOPAK MATA

    Indikator adanya Bell Palsy yang ditunjukkan pasokan saraf mata terganggu, menurut dokter mata Ms Marchetti. Bell palsy sering dikaitkan dengan virus yang membuat saraf meradang. Dalam kasus yang jarang terjadi, mungkin menunjukkan stroke (meskipun di sini biasanya akan disertai dengan gejala lain seperti kelemahan pada satu sisi).

  3. MULUT

    Lapisan gigi yang menipis menunjukkan adanya gangguan pada lambung. Asam lambung yang tinggi dapat menyebabkan gigi mudah menipis.

  4. LIDAH HITAM

    Ketika struktur kecil yang disebut papila pada permukaan lidah tidak seperti biasa, bakteri akan berkembang sehingga memberikan lidah warna hitam dan berbulu. Hal ini dapat menjadi hasil dari kebersihan mulut yang kurang baik seperti merokok atau mengkonsumsi antibiotik.

  5. KULIT KUNING

    Warna kulit dan mata kuning merupakan efek samping dari beberapa obat, seperti diabetes dan tekanan darah tinggi. Tetapi juga menunjukkan kerusakan hati yang signifikan, kata GP Dr Rob Hicks – ini memicu penyakit kuning.

  6. BERCAK COKLAT

    Melasma ditandai dengan bercak coklat atau abu-abu-coklat di wajah. Ini sepuluh kali lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan pria. Ini disebabkan oleh hormon estrogen, sehingga dapat terjadi ketika wanita sedang hamil atau saat mengkonsumsi pil KB. Hal ini cenderung terjadi pada wajah karena itu dipicu oleh kerusakan dari sinar UVA di bawah sinar matahari.

  7. KERIPUT

    Penelitian pada 114 wanita pasca-menopause di usia 40 dan 50-an menemukan bahwa pada mereka yang mempunyai kulit keriput memiliki tulang yang paling rapuh. Tim menyimpulkan karena kolagen rendah.

  8. TELINGA

    Keriput pada kulit daun telinga menunjukkan adanya faktor risiko terhadap penyakit jantung,” kata Profesor Webb.

  9. RAMBUT

    Penipisan rambut: Pada wanita, itu bisa menandakan tiroid yang terlalu aktif, kata Dr Lowe. Sementara itu, kebotakan perempuan mungkin merupakan gejala kekurangan zat besi, karena besi mengikat feritin, protein penting untuk produksi sel-sel rambut. Meningkatknya hormon androgen juga dapat menyebabkan rambut berlebihan. Munculnya rambut pada wajah juga berhubungan dengan datangnya menopause. Menipisnya alis: Kehilangan rambut alis adalah tanda klasik dari tiroid kurang aktif, kata Dr Lowe. Hal ini terjadi karena tiroid tidak menghasilkan cukup hormon tiroksin, penting untuk folikel rambut.

  10. PIPIasde

    Pipi merah menjadi petunjuk adanya gangguan kulit rosacea (yang disebabkan oleh peradangan), dapat juga menunjukkan masalah internal, kata Dr Nick Lowe, dokter kulit konsultan dan presiden British Cosmetic Dermatology Group. Pipi biru atau ungu menunjukkan rendahnya kadar oksigen. Oksigen rendah dalam darah juga berhubungan dengan penyakit paru-paru kronis, dan beberapa jenis penyakit jantung. Ruam: Ruam berbentuk kupu-kupu yang menyebar di batang hidung dan pipi bisa menjadi gejala lupus, kondisi auto-imun langka yang juga menyebabkan kelelahan dan nyeri sendi. Kadang-kadang ruam ungu juga bisa muncul di wajah. Ruam ini, yang terutama mempengaruhi kulit kepala dan mata diduga dipicu oleh sistem kekebalan tubuh rusak dan menyerang sel-sel kulit.

  11. HIDUNG

    Benjolan di hidung : Sebuah kondisi yang relatif langka yang disebut sarkoidosis, yang menyebabkan parut pada organ-organ tubuh, pertama akan tampak dengan benjolan merah pada hidung dan telinga, meskipun tidak jelas mengapa, kata Profesor Jorizzo

    Hidung besar : Sebuah studi AS yang diterbitkan pada tahun 2010 menemukan bahwa hidung besar merupakan penghalang yang baik terhadap partikel debu dan bakteri – mungkin karena hidung yang lebih besar memiliki rambut yang lebih yang menghentikan partikel masuk ke paru-paru.

Penulis utama Dr Renee Anthony, seorang peneliti di bidang kesehatan dan lingkungan dari University of Iowa, mengatakan: “Hidung menonjol akan memberikan perlindungan yang lebih baik ke mulut.

Sumber : Dailymail

(rsh/bt)

About The Author

Situs Resmi Kesehatan, Gizi & Farmasi.

Number of Entries : 1904

Leave a Comment

Scroll to top