You Are Here: Home » Warta Sehat » Umum » Ketika Rematik Menyerang Di Saat Kerja

Ketika Rematik Menyerang Di Saat Kerja

012616_mooddisorders_THUMBRematik artiritis banyak diderita orang dipenjuru dunia. Di Amerika saja sekitar 1,3 juta jiwa menderita penyakit ini. Rematik artritis (RA) merupakan penyakit auto imun yang menyerang sendi. Gejalanya meliputi nyeri kronis, gangguan pergerakan sendi yang rusak, tangan kaku, kelelahan. Semua gejala ini dapat menjadi tantangan berat di dunia kerja pada orang dengan RA. Masalah pekerjaan akan datang misalnya saat ada tugas luar kantor (misalnya keluar kota), bekerja lembur atau shift panjang, bekerja di jam yang tidak menentu, bekerja dengan waktu yang sangat ketat.

Jika penderita jadi baper dengan penyakit ini, maka akan menjadi tantangan berat dan negatif dalam pekerjaan. Cobalah beberapa cara di bawah ini untuk tetap bisa positif dengan pekerjaan sekaligus mengatasi masalah orang dengan RA ditempat kerja:

  1. Ceritakan kondisi kesehatan kepada hRD, sehingga HRD dapat memahami.

  2. Ubah suasana kerja. Semakin nyaman, tentulah akan semakin menyenangkan. Ergonomis termpat kerja adalah paling utama. Semakin sedikit RA kambuh ditempat kerja, semakin efektif pekerjaan. Contoh kecil misalnya bantal penyangga punggung yang dilengkapi energi panas, pengurang nyeri, selimut bulu atau bola tenis.

  3. Bergerak sesering mungkin. Saat berkerja, lebih baik tidak banyak duduk. Gerakkan badan pelan-pelan, ganti sepatu tinggi dengan sepatu hak datar.

  4. Dengarkan tubuh sendiri. Pekerjaan atau aktivitas sehari-hari bisa saja menimbulkan kekambuhan. Cobalah untuk berdamai dengan diri sendiri misalnya tidur lebih awal (tidak larut), supaya hari berikutnya juga lebih produktif.

  5. Mencari pekerjaan lain. Jika memang sudah terlalu sulit untuk mencocokkan antara sakit dan pekerjaan, misalnya pekerjaan yang terus menerus harus bepergian, lebih baik mencari yang lain.

  6. Jangan putus asa. RA merupakan penyakit yang bisa dikontrol, sehingga selalu ada harapan bahwa penyakit bisa dikurangi efek negatifnya. Teruslah berkonsultasi dan meminta pertimbangan medis teknolgi terakhir untuk penyakit ini

Sumber : Healthline

(ast/bt)

About The Author

Situs Resmi Kesehatan, Gizi & Farmasi.

Number of Entries : 1904

Leave a Comment

Scroll to top