Jalani Menopause Sehat dengan Makanan ini
Menopause umumnya terjadi pada rentang usia antara 45-65 tahun. Culture sebuah negara ternyata memepengaruhi dalam mengatasi dampak menopause yang akan terjadi (misalnya hot flashes/panas di dada), mood tidak teratur, dsbnya.Salah satu contohnya yaitu di Jepang di mana para wanitanya makan basis kedelai yang kaya akan fitoestrogen, yang menyeimbangkan hormon, selain juga mengandung isoflavon. Atau dibagian wilayah lain, para wanita lebih suka makan ikan. Sebenarnya, makanan apa saja yang bisa membantu para wanita menjalani masa sehat menopausenya?
-
Kedelai. Kacang kedelai sangat kaya dengan fitoestrogen, selain itu juga mengandung lebih banyak protein, tanpa lemak jenuh atau kolesterol, tidak seperti susu sapi dan merupakan satu-satunya makanan dianggap sebagai protein lengkap karena mengandung semua delapan asam amino. Kedelai juga tinggi asam lemak esensial dan susu kedelai secara alami bebas dari kolesterol. Namun perlu waktu lama memasak kedelai sehingga bentuk terbaik kedelai adalah susu kedelai, tahu, tepung kedelai, kecap dan miso/sup kedelai jepang. Hindari kedelai isolat pada label makanan. Mengandung isoflavon tinggi.
-
Biji rami. Tidak hanya mengandung asam lemak omega-6, tapi juga omega-3. Biji rami kaya phytoestrogen. Biji rami mengandung lignan yang merupakan jenis yang berbeda. Lignan membawa manfaat yang sama seperti isoflavon tetapi juga antivirus, antijamur dan antibakteri. Asupan rutin dihubungkan dengan insiden lebih rendah kanker payudara, ovarium, rahim, dan usus besar. Satu sendok makan biji rami diperkirakan setara dengan satu porsi kedelai dan mudah dicampurkan dengan bahan makanan lain, misalnya yogurt, kentang atau salad.
-
Ikan berminyak, termasuk mackerel, tuna, sarden, ikan haring dan salmon. Sebagian kecil dari salmon (115g) dapat berisi hingga 3,600mg asam lemak omega-3, sedangkan sepotong cod dengan ukuran yang sama hanya akan berisi 300mg. Sebagian kecil ikan dapat memenuhi hampir setengah kebutuhan protein harian serta menyediakan vitamin B12 dan iodine, yang penting untuk kesehatan fungsi tiroid dan metabolisme. Omega-3 minyak ikan mengurangi kaku dan nyeri sendi. Minyak ikan omega-3 mampu meningkatkan metabolisme untuk membantu membakar kalori dan menyimpan lemak jenuh/jahat.
-
Anggur. Anggur mengandung antioksidan yang disebut resveratrol yang menurunkan trombosit darah yang menyebabkan darah lengket dan membuat pembuluh darah menyempit. Resveratrol terutama terkandung dalam kulit buah anggur, sehingga lupakan segelas anggur merah dan hanya makan sekelompok anggur, jangan buang kulitnya.
-
Kacang dan alpukat. Keduanya mengandung vitamin E, penting baik untuk kulit dan menjaga dari penyempitan pembuluh darah, yang beresiko terhadap penyakit dan serangan jantung.
-
Keluarga jeruk. Tidak hanya kaya akan vitamin C, buah jeruk dan kelompoknya mengandung antioksidan bioflavonoid yang membantu untuk mempertahankan kolagen yang penting untuk pertumbuhan dan perbaikan sel, gusi, pembuluh darah, gigi dan 90% tulang. Berguna dimasa menopause untuk menangkal osteoporosis. Selama menopause dinding vagina juga menjadi lebih tipis dan pengering karena perubahan estrogen. Makan jumlah bioflavonoid dan vitamin C yang layak dapat membantu mempertahankan fungsi kolagen vagina, serta kehidupan seks. Hal ini juga dapat membantu mempertahankan elastisitas saluran kemih dan mencegah kebocoran atau stres inkontinensia, yang umum di kalangan wanita menopause
Sumber : Express
(ast/bt)