You Are Here: Home » Warta Sehat » Umum » Daging Merah Sehatkah?

Daging Merah Sehatkah?

7450703_origDaging merah sudah sejak lama menjadi sorotan para ahli kesehatan. Bahkan Dunia Kesehatan International (WHO) memperingatkan bahaya daging merah. Bahaya konsumsi daging merah sama halnya dengan merokok, bahkan dapat menyebabkan kanker.

Sumber makanan tidak harus bergantung dengan daging namin bisa diganti dengan yang lebih banyak porsi sayuran, buah, kacang dengan sedikit susu dan daging. Pola makan ini beresiko rendah terhadap kanker, kardiovaskuler, membuat otak lebih muda dan tubuh sehat, selain juga cocok untuk orang yang ingin menurunkan berat badan.

Perubahan pola makan ala mediteranian memang membutuhkan adaptasi sebaiknya belajar sedikit demi sedikit. Boleh konsumsi daging atau burger, hanya saja dibatasi 1 kali seminggu, begitu juga dengan makan sumber hewani lainnya seperti daging jenis unggas serta susu. Daging merah bukan sebagai makanan pokok, tetapi waktu tertentu saja.

Berikut adalah 12 jenis makanan yang mendukung diet mediteranian:

  1. Brokoli. Kaya dengan antioksidan polifenol yang melindungi sel dari radikal bebas. Satu cangkir sekitar 30 Kalori.

  2. Gantilah margarin atau mentega dengan minyak zaitun yang dapat mengurangi kejadian kardiovaskular mayor diantara pasien dengan riwayat penyakit jantung

  3. Quinoa, menghasilkan protein yang baik bagi tubuh. Dapat juga ditambahkan beras merah atau gandum utuh.

  4. Blueberries. Bisa membantu menurunkan kolesterol. Jenis lainnya seperti raspberry, strawberry, blackberry juga tinggi antioksidan dan fitonutrien. Aman dibekukan.

  5. Kacang tanah. Berkembang mitos kalau kacang tinggi lemak dan kalori. Sebuah studi menyatakan bahwa konsumsi segenggam kacang dalam beberapa minggu sekali dapat mencegah penyakit jantung dan menurunkan berat badan jika ingin diet. Kacang almond mengandung lemak tak jenuh tunggal yang tinggi dan serat. Tips: ganti selai kacang tanah dengan selai almond.

  6. Salmon, sumber protein rendah lemak, dianjurkan makan 2x/minggu. Kaya dengan asam lemak omega-3 untuk menurunkan resiko penyakit jantung, mengurangi reaksi peradangan yang dapat menciptakan plak di pembuluh darah.

  7. Berbagai sumber kacang. Kacang merah, hitam, hijau, putih, kaya dengan serat dan sumber protein. Digunakan untuk membangun otot.

  8. Telur. Makan pagi dengan protein tinggi dapat menahan lapar sampai siang. Telur mengandung kolin yang bermanfaat mengurangi masalah memori dan memblok liver dari lemak tinggi.

  9. Bayam. Kaya dengan zat besi. Komponen di dalamnya mengandung zat peningkat bahan bakar di mitokondria sebagai mesin energi.

  10. Kenari. Mengandung triptofan yang meningkatkan kimia serotonin. Dicerna lambat oleh tubuh dan membantu menstabilkan mood/suasana hati.

  11. Asparagus. Kaya asam folat, vitamin B yang dapat memncegah merosot mental. Folat penting untuk sintesis dopamin neurotransmitter, serotonin dan neuropinefrin.

  12. Anggur. Tidakmengapa sesekali dalam kategori moderat. Satu sloki untuk perempuan dan dua sloki untuk lelaki, membantu melindungi dari penyakit jantung.

Sumber : CNN

(ast/bt)

About The Author

Situs Resmi Kesehatan, Gizi & Farmasi.

Number of Entries : 1904

Leave a Comment

Scroll to top