5 Nutrisi Meningkatkan Kesehatan Otak dan Mental
Nutrisi dalam makanan yang kita makan sangat penting untuk struktur dan fungsi otak serta kesehatan mental. Sebuah studi dari Jerome Sarris, seorang peneliti senior di University of Melbourne menunjukkan perbaikan diet dan intervensi gizi dapat membantu mengurangi risiko dan perkembangan gangguan kejiwaan tertentu.
-
Asam Lemak Omega-3
Asam lemak oemga 3 memiliki manfaat dalam menjaga struktur dan fungsi saraf, serta mencegah inflamasi dalam tubuh. Mengonsumsi suplemen omega-3 dapat bermanfaat untuk mengatasi gejala depresi, depresi bipolar dan gangguan stres pasca-trauma. Sumber asam lemak omega-3 dapat ditemukan dalam kacang-kacangan, biji-bijian dan tiram, meskipun jumlah tertinggi ada pada minyak ikan seperti sarden, salmon, ikan teri dan mackerel, namun harus dikonsumsi dalam jumlah sedang karena ikan sering terpapar dengan merkuri.
-
Vitamin B dan asam folat
Vitamin B dibutuhkan untuk berbagai proses seluler dan metabolisme. Asam Folat (B9) bermanfaat bagi penderita depresi. Beberapa studi telah menilai efek antidepresan asam folat (bentuk sintetis dari folat) dengan obat antidepresan. Beberapa menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan baik tingkat respons antidepresan atau timbulnya respon terhadap obat-obat ini. Sumber asam folat ditemukan dalam sayuran berdaun hijau, biji-bijian, ragi dan kacang-kacangan. Sedangkan sumber vitamin B ditemukan dalam daging, telur, keju, susu, biji-bijian dan kacang-kacangan. Jika Anda akan mengosumsi suplemen, dianjurkan untuk mengonsumsi vitamin B yang juga mengandung asam folat, karena keduanya memiliki efek sinergis.
-
Asam amino
Asam amino bermanfaat dalam pembuatan protein di dalam tubuh. Beberapa asam amino merupakan prekursor suasana hati; tryptophan, misalnya, diperlukan untuk membuat serotonin. Telur adalah sumber yang baik dari asam amino. Asam amino dapat membantu orang yang menderita depresi bipolar, skizofrenia, dan perilaku kompulsif atau kecanduan. Contoh lain adalah sistein, asam amino berbasis sulfur yang dapat merubah menjadi glutathione – antioksidan tubuh yang paling kuat. Ketika diberikan sebagai suplemen, bentuk asam amino yang dikenal sebagai N-asetil sistein (NAC) merubah menjadi glutathione dalam tubuh. Nutrisi lain berbasis asam amino yang dikenal sebagai S-adenosyl metionin (SAMe) memiliki kualitas antidepresan. Sumber asam amino ditemukan dalam sumber protein, terutama daging, makanan laut, telur, kacang-kacangan dan polong-polongan.
-
Mineral
Mineral, terutama seng, magnesium dan besi, memiliki peran penting dalam fungsi neurologis. Zinc bermanfaat untuk otak dan mendukung fungsi kekebalan tubuh. Kekurangan zinc telah dikaitkan dengan peningkatan gejala depresi dan ada bukti yang muncul untuk suplemen zinc dalam meningkatkan suasana hati depresi, terutama bersama antidepresan. Magnesium juga terlibat dalam banyak reaksi kimia otak. Defisiensi magnesium berhubungan dengan depresif dan gejala kecemasan. Sumber zinc terdapat pada daging tanpa lemak, tiram, biji-bijian, biji labu dan kacang-kacangan, sedangkan sumber magnesium yaitu kacang-kacangan, biji-bijian, sayuran hijau dan kedelai.
Sumber : Dailymail
(rsh)