Geezer Buxton, Balita 23 Minggu Yang Terus Merasa Lapar
Kelainan genetic yang langka atau istilah medisnya disebut sebagai Prader Willi Syndrome (PWS) menyebabkan balita usia 23 bulan ini terus merasa lapar. Geezer Buxton dari Chesterton Staffordshire ini didiagnosa PWS ketika berusia 3 minggu.
Geezer lahir melalui operasi cesar dan selanjutnya dibawa ke ruang perawatan intensif dan hanya diberi makan melalui tabung selama 10 hari. Setelah diizinkan pulang, 3 minggu kemudian orangtua Gezer baru diinformasikan bahwa Geezer di diagnosa PWS.
Meski terlihat seperti bayi normal, Geezer mempunyai perkembangan fisik dan emosional yang lambat dan sulit belajar sehingga pada usia 23 bulan ini Geezer belum mampu bicara dengan baik dan belum bisa berdiri karena kemampuan ototnya yang rendah.
Sadar akan kondisi Geezer dan belajar dari pengalaman para orang tua dengan kasus yang sama, orangtua Geezer memutuskan untuk tidak meletakkan makanan secara sembarangan dan selalu mengawasi Geezer supaya tidak memasukkan makanan yang tidak seharusnya. Kebutuhan kalori Geezer lebih sedikit dari anak pada umumnya karena metabolisme tubuhnya tidak dapat membakar kalori sebanyak anak yang normal.
Jika tidak di kontrol, dalam satu hari Geezer bisa makan begitu banyak makananyang dapat berdampak buruk bagi kesehatannya. Ini yang menjadi kekhawatiran orangtua Geezer, karena tidak pernah merasa kenyang, segala makanan bisa masuk ke dalam mulutnya dan takut lambungnya akan pecah.
Meski kelainan genetic namun PWS tidak selalu turun temurun dan bisa menimpa siapa saja. Meski tidak menimbulkan kematian namun apabila tidak di kontrol PWS berhubungan dengan obesitas dan diabetes.
Sumber : DailyMail
(bt)