You Are Here: Home » Warta Sehat » Umum » Waspada Dengan Ketujuh Pewarna Makanan Ini

Waspada Dengan Ketujuh Pewarna Makanan Ini

pewarna makananFDA (Food and Drugs Administration) mengeluarkan sebuah pengumuman larangan penggunaan terhadap tujuh zat sintetis yang biasa digunakan dalam makanan dengan tujuan untuk meningkatkan rasa, warna pada makanan yang dipanggang, es krim, permen, minuman, permen karet, dll. Sekelompok pemerhati kesehatan mengajukan penolakan terhadap bahan makanan tambahan tersebut supaya tidak lagi digunakan dalam industri pangan.

Ke tujuh bahan makanan tambahan itu adalah Benzophenone,Ethyl acrylate, Eugenyl methyl ether, Myrcene, Pulegone, Pyridine. FDA juga tidak lagi memasukkan styrene yang sudah dilarang dalam makanan. Tahun 2015 petisi ditandantangani dan diberikan ke FDA karena terbukti bahwa zat-zat tersebut memicu kanker berdasarkan hasil percobaan pada hewan. Di bawah pengawasan Food, Drug, and Cosmetic Act’s Delaney Clause yang dimulai dari tahun 1958, FDA tidak akan mengijinkan penambahan legal zat aditif makanan yang ditemukan dapat menyebabkan kanker.

Sebelumnya, pada tanggal 5 oktober lalu FDA telah mengeluarkan catatan berdasarkan analisis ilmiah yang ketat dan telah menetapkan bahwa bahan-bahan tersebut tidak menimbulkan risiko bagi kesehatan masyarakat jika sesuai dengan batas aman penggunaan. Bahan penyedap sintetis yang menjadi subjek petisi ini biasanya digunakan dalam makanan yang tersedia di pasar AS dalam jumlah yang sangat kecil dan penggunaannya menghasilkan tingkat paparan yang sangat rendah dan risiko rendah.

Kelompok-kelompok yang menyerukan larangan itu membuktikan bahwa zat-zat yang menyebabkan kanker pada hewan yang terpapar dengan dosis yang jauh lebih tinggi. Dengan demikian, FDA hanya mencabut daftar enam perasa sintetis ini sebagai masalah hukum.

Menurut Tom Neltner  seorang insinyur kimia bahwa zat tersebut bersifat karsinogenik dan akan menimbulkan bahaya kanker pada liver, kantung kemih, ginjal, darah. Diharapkan FDA dapat menyaring lagi zat aditif yang dapat menyebabkan kanker.

Sumber : webmd.co

(Ast/bt)

About The Author

Situs Resmi Kesehatan, Gizi & Farmasi.

Number of Entries : 1904

Leave a Comment

Scroll to top