5 makanan alami rendah kolesterol
Konsumsi lebih banyak makanan rendah kolesterol sangat penting bagi kesehatan. Didalam tubuh makanan ini akan dibagi menjadi kolesterol baik/HDL atau kolesterol jahat/LDL. Kadar HDL sebaiknya tinggi didalam tubuh. Namun jika LDL yang tinggi maka akan berisiko terhadap peningkatan resiko penyakit jantung.
LDL cenderung menyumbat dan mengeraskan arteri, sementara HDL berusaha untuk menurunkan LDL dalam liver, selain untuk melindungi pembuluh darah. Kolesterol banyak ditemukan pada makanan berbasis hewani. Dahulu para ahli kesehatan beranggapan bahwa makanan produk hewani dapat meningkatkan kolesterol, misalnya udang atau kuning telur, tetapi, kenyataannya tidak benar.
Makanan secara keseluruhan dapat membantu dan mengelola kolesterol secara keseluruhan, mengurangi kejadian penyakit jantung, misalnya cereal dan almond. Ada lima makanan yang sedari dulu dipercaya membantu mengolah kolesterol dalam darah:
- Kacang. Termasuk di dalamnya segala jenis kacang, lentil, polong, buncis dllnya. Canadian Medical Association Journal menyatakan bahwa ¾ cangkir kacang dapat menurunkan 5% LDL secara nyata. Kacang merupakan makanan serba guna, bisa diolah menjadi apa saja, misalnya dadar kacang, salad, sup, krim kacang atau tepung kacang.
- Alpukat. Dalam sebuah penelitian Pennsylvania State University, peneliti mengatur pola makan rendah lemak pada orang dewasa yang kelebihan berat badan dengan dan tanpa alpukat. Hasilnya, orang yang diet rendah lemak LDL menurun sebesar 7 mg / dL, diet lemak moderat bahkan memiliki hasil yang lebih baik. Pada mereka yang tidak konsumsi alpukat terjadi penurunan LDL sebesar 8 mg / dL dan kelompok alpukat memiliki pnurunan LDL 14 mg / dL . Alpukat dapat ditambahkan dengan apa saja, misalnya di telur dadar, dengan smoothie, salad, kacang-kacangan, bijian, sayuran, dengan krim atau es krim.
- Gandum. Dalam satu penelitian di Thailand, orang yang mempunyai kadar kolesterol tinggi diberikan baik diet oatmeal atau bubur beras selama empat minggu. Pada mereka yang konsumsi oatmeal mengalami penurunan kolesterol total 5% dan 10% LDL. Gandum dapat dijadikan smoothie, dipanggang dengan buah, dilapis parfaits dan sebagainya. Atau ditambah sayuran misalnya zuccini/ketimun jepang, jamur, bawang putih, telur, dibumbur rempah. Dibuat bahan bakso, roti, kayu manis, jahe, kelapa parut dsbnya.
- Kacang almond. Riset Journal of Nutrition menemukan diantara pasien sakit jantung yang konsumsi 10gram kacang almond sebelum sarapan (sekitar 8 biji), akan menaikkkan angka HDL. Di minggu ke 6, HDL akan naik 12-14% dan di minggu ke 12 naik sekitar 14-16% dibanding sebelumnya. Almond umumnya tersedia dalam bentuk kacang utuh atau dapat dicampur dengan oatmeal, buah, sayur, pendamping unggas dan ikan, ditumis, dijadikan brownies, kue dan sebagainya.
- Teh hijau. Sebuah penelitian meta-analisis yang dipublikasikan dalam American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa konsumsi teh hijau nyata dapat menurunkan kadar total kolesterol (lebih dari 7 mg / dl) dan nyata mengurangi nilai LDL (lebih dari 2 mg / dL) tanpa efek pada HDL pelindung.
Sumber : Health.com
(ast/bt)