You Are Here: Home » Warta Sehat » Umum » Manfaat Lain Kolostrum Yang Belum Diketahui

Manfaat Lain Kolostrum Yang Belum Diketahui

EBIWLAjaA5M_s1600x1600Kolostrum merupakan cairan kuning, susu yang pertama kali dihasilkan saat ibu/mamalia melahirkan. Tingginya kandungan zat imun tubuh pada kolostrum mampu menjaga bayi terhindar dari berbagai penyakit. Kolostrum mengandung nutrisi yang berlimpah, termasuk faktor pertumbuhan, faktor lipidic dan glucidic, oligosakarida, antimikroba, sitokin dan nukleosida. Selain itu, kaya imunoglobulin dari protein jenis tertentu yang terlibat dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan melawan kuman.

Kolostrum sapi identik dalam struktur molekul dengan kolostrum manusia. Banyak manfaat kesehatan manusia telah dikaitkan dengan kolostrum sapi termasuk peningkatan energi, mencegah penyakit pernafasan atas, mengurangi resiko kerusakan usus dari obat anti-inflamasi, meningkatkan kemampuan tubuh untuk membakar lemak dan meningkatkan otot, mempercepat penyembuhan luka, meningkatkan vitalitas dan stamina. Kolostrum sapi juga diyakini memiliki sifat anti-penuaan. Tiga studi terbaru telah mendukung efek menguntungkan dari kolostrum sapi.

Hasil studi kolostrum sapi :

  1. Tanggal 8 Januari 2002 di Bioscience, Biotechnology, Biochemistry mengemukakan bahwa Growth Protein-Colostrum (GP-C) pada kolostrum yang diberikan pada tikus sebagai suplemen diet meningkatkan pertumbuhan dan mineralisasi tulang paha yang dibuktikan dengan peningkatan osteocalcin serum dan kepadatan mineral tulang.

  2. Oktober 2007 pada New Microbiology mengemukakan kolostrum sapi memiliki efek imunomodulator pada peripheral blood mononuclear cells (PBMC) manusia. Para peneliti menyimpulkan bahwa kolostrum sapi memberikan efek perlindungan pada bayi yang mampu mencegah dan mengobati beberapa infeksi mikroba manusia, termasuk influenza.

  3. September 2007 pada Science daily, data gizi kolostrum meliputi: persentase rata-rata lemak6,7, protein 14,9, dan laktosa 2,5 dalam kolostrum. Konsentrasi IgG1 35, IgG2 6, IgA 1,7, IgM 4,3 dan laktoferin 0,8 mg / ml. Konsentrasi rata-rata vitamin yang larut dalam lemak, termasuk retinol4,9, tokoferol2,9, dan beta-karoten 0,7 microg / g. Konsentrasi rata-rata vitamin larut air untuk niacin 0,34, thiamin 0,90, riboflavin 4,55, vitamin B12 0,60, piridoksal 0,15, pyridoxamine 0,21, dan piridoksin 0,04 microg / ml. Konsentrasi rata-rata (mg / kg) dari mineral yang didata dalam kolostrum adalah: Ca 4716; P 4452; Mg 733; Na 1.058; K 2845; Zn 38; Fe 5.3; Cu 0,3; S 2595; dan Mn 0,1. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa konsentrasi rata-rata nutrisi yang ditemukan dalam kolostrum telah meningkat lebih dari nilai yang dilaporkan sebelumnya.

  4. Peningkatan kinerja atlet. The Journal of Sports Medicine, September 2006, melaporkan bahwa kolostrum sapi membantu pesepeda pria dengan jarak jauh mampu mempertahankan lebih banyak energi yang diikuti dengan pelatihan intensif. Setelah lima hari, pesepeda ini naik staminanya.

  5. European Journal of Nutrition, Agustus 2003, melaporkan bukti bahwa kolostrum sapi dapat meningkatkan resistensi terhadap perkembangan gejala infeksi saluran pernapasan atas.

  6. The Journal of Science Sports, Juli 2003 melaporkan bahwa suplementasi kolostrum sapi selama pelatihan secara nyata meningkatkan kekuatan anaerobik puncak, tapi tidak berpengaruh pada kapasitas kerja anaerobik alactic.

  7. The Ailmentary Pharmacology and Therapeutics, November, 2002 menyimpulkan bahwa kolostrum sapi menunjukkan potensi sebagai terapi baru untuk kolitis sisi kiri dengan manfaat tambahan dibandingkan dengan Mesalazin saja.

Penggunaan kolostrum secara umum aman, karena laktosa dalam jumlah kecil. Hanya jika bagi orang yang memang sangat sensitif dan laktosa intolerans, sebaiknya dihindari.

Sumber : Natural News

(ast/bt)

About The Author

Situs Resmi Kesehatan, Gizi & Farmasi.

Number of Entries : 1904

Leave a Comment

Scroll to top