Vitamin E Supaya DHA Sampai Ke Otak
Vitamin E sudah lama dikenal bermanfaat untuk kesehatan kulit dan jantung. Namun baru-baru ini sebuah studi menunjukkan bahwa vitamin E juga berfungsi sebagai perantara peningkatan DHA pada otak sehingga memperlambat penyakit Alzheimer atau penyakit neurologis lainnya. Studi ini kemudian di publikasikan dalam Journal Nature.
Alzheimer merupakan penyakit neurodegenerative (kerusakan sel-sel syaraf) yang mempunyai banyak fungsi mulai dari pengendalian gerakan, akuisisi pengolahan informasi sensorik, pengambilan memori dan dalam membuat keputusan.
Beberapa studi menunjukkan bahwa penurunan asam (mengandung docosahexaenoic phosphatidylcholines DHA–PC)) pada otak penderita. Orang-orang yang kekurangan vitamin E dalam jangka waktu lama menunjukkan rendahnya tingkat lemak tak jenuh ganda (PUFA) dalam bentuk DHA. Untuk menjaga kesehatan otak, maka diperlukan jumlah DHA 30% lebih tinggi. Vitamin E dalam bentuk lyso-pls sangat penting untuk membawa DHA ke otak, sehingga pasokannya sangat dibutuhkan.
Bagi orang yang sudah terlanjur menderita Alzheimer, diperlukan dosis tinggi vitamin E. Sebuah studi pasien Alzheimer yang diberikan vitamin E dosis tinggi dapat melakukan pekerjaan biasa, misalnya mencuci piring, berbelanja malah memasak. Dosis yang disarankan sekitar 700-800 mg/hari. Menurut Dr Eric Karran dari Alzheimer’s Research UK bahwa studi ini tidak melaporkan efek samping negatif terapi dengan vitamin E.
Sumber vitamin E sebenarnya mudah, murah dan sederhana. Misalnya bisa dari alpukat, sayuran hijau daun, biji bunga matahari dan sebagainya.
Sumber : Daily Health Post
(ast/bt)