You Are Here: Home » Warta Sehat » Umum » Tips Agar Asam Urat tetap Terkontrol

Tips Agar Asam Urat tetap Terkontrol

Asam urat (Gout) sudah terdengar umum di masyarakat saat ini. Bahkan ketika terjadi nyeri pada persendiaan, mereka akan langsung mengatakan bahwa itu adalah asam urat. Padahal tidak semua nyeri sendi adalah asam urat. Gejala ringan asam urat yang umumnya dirasakan berupa kebas diujung-ujung jari dan pada tahap lanjut akan membentuk kristal asam urat di ginjal atau di persendian dan otot.

Berikut adalah beberapa tips sederhana yang dapat membantu agar asam urat tetap terkontrol :

  1. Jangan lupakan olahraga. Olahraga sangat penting untuk membantu metabolisme tubuh kembali menjadi normal. Selain itu, olahraga juga bisa mengurangi kejadian sakit pada persendian dan otot yang diserang kristal asam urat. Berolahraga mulai dari 30-60 menit, minimal 3x/minggu dengan berkeringat sangat membantu mengurangi asam urat di darah anda.

  2. Minum banyak cairan. Mulailah dengan meningkatkan cairan karena dehidrasi dapat memicu serangan gout. Satu studi menunjukkan bahwa pria yang minum 5 sampai 8 gelas air dalam waktu 24 jam memiliki risiko 40% serangan gout. Sebaiknya hindari minuan soda.

  3. Atur asupan makanan yang berpurin. Orang dengan gout harus diet rendah purin, zat yang ditemukan secara alami di banyak makanan. Penumpukan asam urat yang menyebabkan asam urat berasal dari pemecahan purin. Beberapa makanan, seperti jeroan, sarden, dan ikan tinggi purin. Pilihlah makanan rendah purin seperti kacang, dan asparagus. Konsultasikan dengan dokter

  4. Banyak makan buah-buahan segar. Buah-buahan memiliki kadar purin yang rendah. Makan buah-buahan tinggi vitamin C, seperti jeruk, dapat membantu mencegah serangan gout. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa makan buah ceri atau minum jus ceri dapat mencegah gout.

  5. Pilih-pilih jenis karbohidrat. Karbohidrat olahan seperti roti dan pasta memiliki purin sangat sedikit. Sebaliknya, fokus pada karbohidrat yang sehat dengan serat tinggi seperti gandum, ubi jalar, kacang-kacangan (tidak terlalu sering), dan sayuran.

  6. Lemak essensial. Tingkatkan asupan makanan yang kaya akan asam lemak esensial, termasuk ikan seperti tuna dan salmon, biji rami dan yang lain. Asam lemak omega-3 dan 6 dapat membantu mengurangi peradangan. Gunakan minyak kaya asam lemak, seperti minyak zaitun, untuk memasak dan dressing salad.

  7. Hentikan Alkohol. Alkohol dapat meningkatkan risiko serangan gout karena tinggi purin, terutama jika Anda minum lebih dari satu gelas sehari. Bir tampaknya lebih buruk dari minuman beralkohol lainnya karena mengandung ragi.

  8. Batasi kafein. Minum kopi sebenarnya masih OK bagi orang dengan gout. Dan pada beberapa orang yang minum kopi secara teratur, minum empat atau lebih cangkir kopi sehari bahkan dapat menurunkan risiko serangan gout. Tapi minuman berkafein dapat meningkatkan kadar asam urat pada beberapa orang yang hanya minum sesekali.

  9. Tidak tiap hari makan daging. Batasi konsumsi daging ayam, daging babi, atau daging sapi tanpa lemak, satu porsi sehari. Kaldu termasuk tinggi purin.

  10. Diet rendah lemak. Minum susu rendah lemak dapat mengurangi risiko gout lebih dari 40%. Selama serangan gout, produk susu rendah lemak dapat membantu Anda menyingkirkan asam urat ekstra melalui urin Anda.

  11. Jangan batasi selera Anda. Tidak mungkin untuk menghindari purin. Tapi ada beberapa makanan yang tinggi purin yang tidak memicu asam urat. Satu studi menemukan bahwa kacang polong, buncis, jamur, kembang kol, bayam, dan ayam, makanan sebelumnya dianggap untuk menghindari, tidak dapat dikaitkan dengan serangan gout.

  12. Kontrol berat badan. Kelebihan berat badan meningkatkan risiko gout.

http://arthritis.webmd.com/living-with-chronic-gout-11/slideshow-gout-diet

(ast/bt)

About The Author

Situs Resmi Kesehatan, Gizi & Farmasi.

Number of Entries : 1904

Leave a Comment

© 2012 - www.mausehat.com

Scroll to top