9 Antioksidan Penting Untuk Tubuh
Kita semua telah mendengar tetang antioksidan dan betapa besarnya pengaruh antioksidan untuk kesehatan kita. Antioksidan berfungsi untuk menetralisir radikal bebas. Radikal bebas yang diproduksi oleh metabolisme tubuh, paparan radiasi dan racun lingkungan. Radikal bebas bersifat sangat reaktif sehingga dapat menyebabkan kerusakan pada tingkat sel dan terlibat dalam pengembangan dan timbulnya banyak penyakit, terutama yang berkaitan dengan usia.
Untungnya, antioksidan dapat menetralkan radikal bebas yang merusak. Pada orang yang sehat, akan terjadi keseimbangan antara radikal bebas dan antioksidan. Berbeda dengan kondisi patologis seperti penderita diabetes, pasien kritis, sedang mengalami stress menyebabkan tingkat antioksidan jatuh di bawah normal. Sebagai tindakan pencegahan terhadap penyakit tertentu, sebaiknya mengkonsumsi makanan yang kaya antioksidan dengan jumlah yang cukup. Tapi bagaimana anda bisa yakin mendapatkana cukup antioksidan dalam diet harian anda? Berikut sejumlah antioksidan yang dikenal :
-
Beta Karoten ditemukan dalam wortel, ubi jalar, pumkins, mangga dan peterseli. Di dalam tubuh kita, betakaroten diubah menjadi vitamin A. Beta karoten dikenal untuk membantu melawan kanker dan penyakit jantung, memperkuat sistem kekebalan tubuh dan membantu meningkatkan penglihatan pada malam hari.
-
Lycopene ditemukan dalam buah seperti semangka, jeruk merah dan tomat. Lycopene bermanfaat untuk melindungi dari kanker prostat dan meningkatkan fungsi jantung sehat dan bagus untuk kulit.
-
Lutein sering ditemukan bersama klorofil yang sangat bagus untuk penglihatan.
-
Vitamin C ditemukan pada buah jeruk, strawberry dan paprika. Antioksidan ini dikenal sebagai sistem kekebalan tubuh, tetapi juga memiliki sifat anti-kanker.
-
Bioflavonoid terdapat di apel, bawang, teh hijau dan buah jeruk. Bioflavonoid sering ditemukan bersama vitamin C dan memeliki banyak manfaat yang sama.
-
Vitamin E ditemukan dalam gandum, telur, ikan, alpukat, kacang-kacangan dan minyak nabati seperti minyak zaitun. Vitamin E membantu mengelola kadar kolesterol dan mengurangi risiko stroke.
-
Selenium ditemukan di kacang Brazil yang bermanfaat sebagai anti-inflamasi dan membantu melindungi terhadap keracunan merkuri, tapi jangan berlebihan karena terlalu banyak selenium dapat menjadi racun.
-
Coenzym Q-10 diproduksi secara alami oleh tubuh kita. Sayangnya, produksi ini cenderung menurun dengan bertambahnya usia, sehingga kita perlu mendapatkan dari makanan yang kita konsumsi. Coenzym Q-10 memiliki peran penting dalam kesehatan jantung.
-
Alpha Lipoic Acid terdapat pada ragi, brokoli, bayam dan kentang. Asam alpha lipoic dapat membantu mengontrol berat badan dan sangat berguna untuk penderita diabetes.
Diet beragam adalah kuncinya
Mengkonsumsi makanan olahan terlalu banyak tidak baik untuk tubuh. Konsumsilah makanan yang segar termasuk makanan yang telah disebutkan di atas, maka semua antioksidan yang dibutuhkan akan masuk ke tubuh anda.
Sumber : Daily Health Post
(vna/bt)