Manfaat Kelp (Rumput Laut) Bagi Kesehatan
Sering mendengar tentang Kelp, tapi tidak tahu itu apa dan manfaatnya? Baca informasi dibawah ini ya.
Kelp adalah ganggang laut berwarna cokelat yang tumbuh dilaut perairan dangkal dekat pesisir dan kaya nutrisi. Di Asia, kelp umumnya digunakan sebagai sebagai penggulung sushi. Kelp menghasilkan senyawa yang disebut natrium alginat, dapat digunakan sebagai bahan pengental yang aman dalam banyak makanan, seperti es krim dan saus salad. Selain itu dapat juga disajikan dalam bentuk mentah, matang, bubuk atau suplemen.
Selain itu, Kelp juga kaya akan berbagai vitamin, mineral, trace element (mineral jumlah kecil tapi sangat penting) dan enzim. Menurut seorang ahli gizi Vanessa Stasio Costa, M.S., R.D.N., C.D.N, kelp merupakan superfood karena banyak zat gizi penting didalamnya. Termasuk mengandung yodium yang penting bagi tiroid dan metabolisme. National Institutes of Health (NIH) mengatakan bahwa Kelp merupakan salah satu sumber yodium terbaik, komponen penting dalam produksi hormon tiroid. Kekurangan yodium menyebabkan metabolisme gangguan dan juga dapat menyebabkan pembesaran kelenjar tiroid yang dikenal sebagai gondok. Konsumsi Kelp dalam jumlah moderat/sedang sangat membantu pengaturan tiroid.
Mineral dan vitamin yang terkandung dalam Kelp adalah besi, mangan, kalsium, magnesium, tembaga, seng, riboflavin, niasin, thiamin, vitamin A, B12, B6 dan C. Manfaat vitamin dan nutrisinya cukup besar. Vitamin B khususnya sangat penting untuk metabolisme sel dan menyediakan energi bagi tubuh. Menurut UCSF Medical Center, rumput laut memiliki lebih banyak kalsium daripada sayuran lainnya, termasuk kale dan collard hijau. Kalsium penting untuk menjaga tulang yang kuat dan fungsi otot yang optimal.
Kelp mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan. Kelp tinggi akan antioksidan termasuk karotenoid, flavonoid dan alkaloid yang akan membantu melawan penyebab penyakit akibat radikal bebas, maka dianjurkan bagi mereka yang mempunyai masalah dengan peradangan dan stress yang dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis. Vitamin antioksidan seperti vitamin C, dan mineral seperti mangan dan seng, membantu untuk memerangi stres oksidatif dan dapat menawarkan manfaat untuk kesehatan jantung. Ada banyak klaim tentang kemampuan kelp untuk melawan penyakit kronis, termasuk kanker.
Para peneliti menemukan bahwa rumput laut dapat memperlambat penyebaran kanker usus besar dan payudara. Sebuah senyawa yang ditemukan dalam rumput laut yang disebut fucoidan juga dapat mencegah penyebaran kanker paru-paru dan prostat. Para peneliti juga melihat ke potensi sifat memblokir lemak dari Kelp karena mengandung serat alami yang disebut alginat yang menunjukkan dapat menghentikan penyerapan lemak di usus. Sebuah studi yang diterbitkan di Food Chemistry menemukan bahwa alginat dapat membantu memblokir penyerapan lemak di usus sebesar 75%.
Sebuah studi yang diterbitkan dalam the Journal Diabetes, Obesity and Metabolism menemukan bahwa senyawa dalam kloroplas dari Kelp yang disebut fucoxanthin dapat membantu menurunkan berat badan pasien obesitas bila dikombinasikan dengan minyak delima. Studi juga menunjukkan bahwa kelp dapat mempengaruhi kontrol glikemik dan mengurangi kadar glukosa darah bagi orang dengan diabetes tipe 2. Kelp juga rendah lemak dan kalori.
Cara makan Kelp bisa dengan langsung dijadikan sup, yang ditambah dengan minyak wijen atau dicampur dengan sayuran lain, atau juga menjadi sushi. Selain kelp juga bisa diambil sebagai suplemen. Carilah Kelp yang bersumber dari air laut bebas polusi terutama polusi logam berat, misalnya arsenik, kadmium, timbal dan tentu saja, sumbernya organik.
Sumber : healthline.com
(ast/bt)