You Are Here: Home » Warta Sehat » Kesehatan Pria » Disfungsi Ereksi….Penyebab dan Faktor Risiko

Disfungsi Ereksi….Penyebab dan Faktor Risiko

Kemampuan seorang pria untuk mencapai dan mempertahankan ereksi merupakan proses yang sangat kompleks. Masalah yang menyebabkan disfungsi ereksi dapat bervariasi baik secara fisik, psikologis atau campuran dari keduanya.

 impotence-300x160

Disfungsi ereksi adalah kejadian yang cukup umum di kalangan pria, tetapi sangat jarang bagi seorang pria untuk membicarakannya karena malu atau lain hal, yang pada akhirnya menjadi tidak terobati. Sekitar 5 persen dari 40 pria mengalami disfungsi ereksi dan hampir 20 persen pria berusia 65 sampai 70 memiliki riwayat disfungsi ereksi. Disfungsi ereksi memiliki berbagai penyebab dan sebenarnya hal ini dapat diobati bila mendapatkan perawatan langsung tanpa ditunda-tunda.

Disfungsi ereksi (DE), juga diidentifikasi sebagai impotensi pada pria, ditandai dengan ketidakmampuan pria untuk mencapai atau melakukan ereksi untuk mencapai kepuasan dalam hubungan seksual. Kemampuan untuk mencapai ereksi berkaitan dengan kesehatan mental dan fisik. Ereksi terjadi melalui berbagai proses yang kompleks, ada banyak peran hormon dan saraf yang terlibat. Gejala yang berhubungan dengan disfungsi ereksi termasuk kesulitan mencapai ereksi, kesulitan mempertahankan ereksi dan penurunan gairah seksual.is470019

Dalam kasus-kasus tertentu, seorang pria usia lanjut mungkin semakin sulit untuk mencapai dan mempertahankan ereksi. Umumnya, masalah ini tidak serta merta berhubungan dengan usia yang semakin tua, melainkan adanya kondisi medis atau reaksi terhadap obat tertentu.

Ada beberapa faktor risiko yang dapat menyebabkan disfungsi ereksi termasuk: masalah kesehatan seperti diabetes dan jantung, merokok (yang dapat menyempitkan arteri dan penurunan aliran darah, obesitas), terapi radiasi, kerusakan saraf, obat-obatan tertentu seperti antidepresan atau pembunuh rasa sakit, stres, kecemasan dan depresi, penyalahgunaan narkotik atau alkohol yang dapat membatasi aliran darah yang menuju syaraf ke penis menjadi terhambat. Cara terbaik untuk mencegah terjadinya disfungsi ereksi adalah dengan menerapkan pola hidup sehat seperti menghindari stres, rajin olahraga, serta tidak mengkonsumsi rokok dan alkohol atau obat-obatan tertentu.

(ang/bt)

About The Author

Number of Entries : 50

Leave a Comment

Scroll to top