You Are Here: Home » Warta Sehat » Kesehatan Wanita » Diet sehat rendah lemak dan kalori mencegah patah tulang

Diet sehat rendah lemak dan kalori mencegah patah tulang

Diet mideterania yanMideteraniag merupakan pola makan sehat rendah lemak dan kalori, selain membantu menurunkan kolesterol dan mengendalikan berat badan, ternyata juga baik bagi kesehatan tulang. Pola diet ini hanya mengkonsumsi buah, sayuran, kacang, polong-polongan dan whole grains.

Khususnya pada wanita usia lanjut, pola diet mediterania mampu mencegah kejadian patah tulang pinggul dibandingkan mereka yang tidak melakukan diet ini (JAMA Internal Medicine, 28 Maret)

Meski masih diperlukan penelitian lanjutan, namun pola diet ini mampu memainkan peran dalam pemeliharaan kesehatan tulang pada wanita menopause.

Hal senada juga di akui oleh Dr. Michael Hepinstall dari Lenox Hill Hospital Center for Joint Preservation & Reconstruction, NY, bahwa gizi yang cukup mampu memelihara kesehatan tulang dan mencegah kejadian patah tulang pinggul. Diet mediterania dapat menjadi alternatif dari sekian banyak diet untuk mengurangi kejadian patah tulang.

90.000 wanita sehat berusia 64 tahun dilibatkan dalam sebuah studi dan di monitoring selama 16 tahun.

Hasilnya disimpulkan bahwa pola diet mediterania mampu menurunkan risiko patah tulang pinggul. Rendahnya konsumsi susu pada pola diet ini juga tidak berpengaruh terhadap kesehatan tulang. Selain itu, olahraga beban atau tai chi juga dapat menurunkan resiko patah tulang. Suplemen yang mengandung kalsium atau vitamin D dapat direkomendasikan jika ada wanita didiagnosis osteoporosis oleh dokter.

Kombinasi pola diet dan olahraga serta menghindari faktor pengantar ke kejadian patah tulang adalah kunci kesehatan wanita lanjut.

Sumber : health.com

(ast/bt)

About The Author

Situs Resmi Kesehatan, Gizi & Farmasi.

Number of Entries : 1904

Leave a Comment

Scroll to top