Sayuran yang Melawan Lemak Jahat
Sebuah studi baru menemukan bahwa ada beberapa jenis sayuran yang dikonsumsi dalam jumlah yang tidak besar dapat membantu mengalahkan obesitas. Mengkonsumsi sedikitnya satu atau dua porsi yang seukuran dengan kepalan tangan sayuran hijau atau oranye telah ditemukan dapat mengurangi risiko obesitas pada anak secara signifikan dan penyakit yang terkait pada obesitas seperti diabetes tipe 2, jantung dan stroke.
Tim peneliti di Universitas Texas dan California Selatan menemukan bahwa meningkatkan dalam mengkonsumsi bayam, brokoli dan wortel pada anak – anak dapat mengurangi kadar lemak jahat pada tubuh. Dan temuan ini mengungkapkan tingkat insulin pun meningkat dari anak – anak yang obesitas. Anak – anak yang secara teratur makan satu atau dua kepalan ukuran porsi sayuran non tepung mengurangi risiko masalah hati, diabetes tipe 2 dan penyakit yang berhubungan dengan obesitas lainnya.
Rata-rata anak – anak yang berkisar di usia 8 – 18 tahun, masih belum untuk mengkonsumsi sayuran bergizi dalam keseharian mereka seperti yang direkomendasikan oleh Departemen Pertanian AS. Jaimie Davis, asisten profesor di Universitas Texas, mengatakan, “Asupan sayuran yang rendah berisiko obesitas. Kami menemukan, walaupun mengkonsumsi sayuran kurang dari satu porsi penuh, ini sudah dapat memiliki efek pada kesehatan anak-anak. Satu porsi besar salad berdaun hijau sebagai bagian rutin dari makan siang sudah cukup untuk membuat perbedaan.”
Studi ini mencatat kurang dari enam persen dari anak-anak di Amerika Serikat makan beberapa porsi sayuran kaya nutrisi hampir setiap hari seperti yang direkomendasika USDA. Para peneliti meneliti efek dari sayuran yang kaya nutrisi dalam diet 175 anak yang kelebihan berat badan atau obesitas di Los Angeles. Mereka menemukan perbedaan yang sangat kecil, dengan menyamakan seperempat cangkir atau sekitar 30g per hari, dapat dikaitkan dengan perbaikan tingkat insulin dan pengurangan lemak jahat dalam tubuh.
Lemak visceral dianggap ‘lemak jahat’ karena tetap hidup di sekitar organ internal dan massa dalam hati. Beberapa jenis lemak tubuh yang lebih berbahaya karena dapat menyebabkan komplikasi kesehatan yang serius, mengirimkan sinyal yang salah ke otak tentang kapan dan berapa banyak porsi untuk makan. Para ilmuwan menekankan jenis sayuran yang penting, menambahkan sayuran seperti jagung dan kentang tidak menuai efek positif yang sama dari sayuran hijau dan pilihan berwarna oranye. Studi ini dipublikasikan dalam Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics laporan.
Sumber : DailyMail
(vna)