Herbal Dan Suplemen Untuk Penyakit Jantung
Penyakit kardiovaskular atau penyakit jantung atau coronary artery disease (CAD) menjadi pembunuh nomor satu di dunia. Diet dan gaya hidup memainkan peran penting dalam mencegah dan memulihkan penyakit jantung. Herbal dan suplemen tertentu dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan mengobati kondisi jantung yang sudah terdiagnosis.
Umumnya penyakit jantung disebabkan oleh aterosklerosis karena adanya plak di dalam pembuluh darah arteri yang menghambat aliran darah yang kaya akan oksigen ke jantung dan pembuluh darah lainnya. Akibatnya bisa fatal dan berakhir dengan kematian. Aterosklerosis terjadi karena pola diet dan gaya hidup yang tidak sehat.
Suplemen apa yang bisa bantu dalam masalah ini?
-
Coenzyme Q10 atau coQ10. atau ubiquinone, adalah bahan kimia yang memainkan peran penting dalam kemampuan sel untuk mengekstrak energi dari makanan. Karena jantung merupakan otot yang bekerja paling keras dalam tubuh sehingga harus dipastikan asupan CoQ10 yang tepat sehingga jantung memiliki energi untuk melakukan tugasnya. Zat kimia ini menurun seiring dengan bertambahnya usia juga karena rendahnya kadar kolesterol yang semakin menurunkan kadar coQ10. Sebuah studi menunjukkan bahwa minum suplemen CoQ10 mampu mengurangi stres oksidatif dan meningkatkan aktivitas enzim antioksidan, menghilangkan gejala penyakit kardiovaskular. CoQ10 aman dan dapat ditoleransi dengan baik meskipun tidak mudah diserap secara oral. Dalam bentuk ubiquinol dapat menyerap lebih baik ke dalam aliran darah. Terapi statin dapat menguras CoQ10, jadi siapapun yang minum obat statin harus mempertimbangkan untuk konsumsi suplemen CoQ10.
-
Omega 3. Asam lemak omega-3 adalah nutrisi penting yang membantu mengurangi peradangan yang disebabkan oleh aterosklerosis. Omega-3 juga menurunkan trigliserida, komponen lemak darah yang menghambat di arteri. Kadar trigliserida tinggi terkait dengan aterosklerosis dan diabetes. Studi ini menunjukkan bahwa konsumsi asam lemak omega-3, yang biasa ditemukan pada ikan, terkait dengan tekanan darah rendah, profil lipid darah yang lebih baik, termasuk trigliserida lebih rendah, dan mengurangi risiko kematian akibat penyakit jantung.
-
Teh hijau. Teh hijau terlihat dari salah satu komponen utamanya, antioksidan epigallocatechin gallate (EGCG), karena kemampuannya untuk melindungi jantung. Studi ini menunjukkan manfaat yang signifikan dengan konsumsi 5-6 cangkir teh hijau per hari. Ekstrak teh hijau juga tersedia sebagai suplemen dalam bentuk kapsul.
-
Buah Delima. Antioksidan kuat dalam buah delima dan jus dapat membantu menurunkan aterosklerosis dan menurunkan tekanan darah.
-
Magnesium dan Kalium. Satu studi menunjukkan bahwa minum suplemen magnesium dapat mengurangi tekanan darah dan baik untuk fungsi jantung secara keseluruhan dan penyakit jantung. Studi lain menunjukkan asupan makanan kalium untuk meningkatkan fungsi jantung serta dengan membantu untuk mengimbangi naiknya tekanan darah dari diet tinggi garam.
Sumber : healthline.com
(ast/bt)