Sakit Batuk Pilek Jangan Langsung Pergi Ke Dokter
Saat terserang batuk dan pilek, umumnya banyak orang yang pergi ke dokter untuk berobat dan biasanyan akan diresepkan antibiotik. Padahal para pakar kesehatan sudah menghimbau tentang penggunaan antibiotik agar tidak berlebihan. Saat batuk dan pilek menyerang hal pertama yang dapat dilakukan adalah beristirahat di rumah, mengkonsumsi obat penghilang rasa sakit dan memperbanyak minum air putih minimal 2 liter dalam sehari.
Hal yang sama sebaiknya juga disosialisasika kepada anak-anak di sekolah tentang bahaya menggunakan antibiotik terlalu sering. Mereka harus belajar bahwa antibiotik tidak dapat menyembuhkan batuk, pilek, sakit kepala dan demam. Antibiotik secara bertahap kehilangan kekuatan untuk melawan infeksi dan para ahli khawatir akan infeksi yang terjadi dari luka bekas operasi atau luka goresan kecil yang akan berakibat fatal. Hal ini terjadi karena banyak antibiotik yang telah digunakan dalam beberapa dekade terakhir dan bakteri telah berevolusi menjadi resisten terhadap antibiotik.
Profesor Gillian Leng, Wakil Kepala Eksekutif dan Kesehatan dan Direktur Pelayanan Sosial di BAGUS, mengatakan, “Penggunaan antibiotik secara berlebihan dalam 30 tahun terakhir telah menyebabkan resistensi mikroba, sedangkan perkembangan antibiotik baru sangat sedikit, ini bisa mengakibatkan infeksi pada tahun-tahun mendatang. Rancangan pedoman baru ini berfokus untuk membantu mengubah perilaku masyarakat dan mengurangi resistensi antimikroba. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, baik masyarakat maupun profesional kesehatan untuk menghindari risiko dari penyalahgunaan antibiotik yang berlebihan.”
Rata-rata dokter menuliskan sepuluh juta resep dalam setahun termasuk untuk batuk, pilek dan demam. Angka menunjukkan sekitar 41,7 juta resep yang telah ditulis periode 2013-2014. Kepala Dinas Kesehatan Dame Sally Davies mengatakan bahwa di masa depan akan banyak pasien secara rutin yang akan meninggal karena luka goresan atau caesar setelah mengembangkan infeksi yang tidak dapat disembuhkan.
Sumber : Dailymail
(vna)