You Are Here: Home » Warta Sehat » Umum » BAHAYA LOGAM BERAT (MERCURY) BAGI IBU HAMIL DAN JANIN

BAHAYA LOGAM BERAT (MERCURY) BAGI IBU HAMIL DAN JANIN

20140721094425Seperti yang kita ketahui bahwa wanita hamil membutuhkan perhatian ekstra, termasuk kebutuhan nutrisi yang juga penting bagi janin. Disisi lain, ibu hamil juga perlu untuk menjauhi hal-hal yang dapat membahayakan kondisi kesehatannya terutama pada janin yang dikandungnya. Janin tentunya masih memiliki daya tahan yang rendah serta sangat membutuhkan gizi penting untuk pertumbuhannya. Oleh karena itu Zat beracun yang biasa terkandung dalam makanan akan sangat berpengaruh pada janin.

Yang sedang banyak dibicarakan saat ini adalah dampak dari logam berat, yang seringkali mengkotaminasi makanan sehari-hari. Merkuri adalah salah satu logam berat yang dapat mempengaruhi kesehatan otak dan syaraf janin. Sejumlah ahli kesehatanpun mengatakan bahwa ibu hamil yang terus menerus terpapar oleh merkuri dapat menyebabkan kecacatan pada janin.

Sumber nutrisi penting bagi otak seperti Omega3 yang bersumber dari ikan pun beberapa diantaranya juga tercemar oleh merkuri. Walau ibu hamil sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi ikan, sayangnya sulit untuk mendapatkan ikan yang aman untuk dikonsumsi. Paparan logam berat dalam jumlah yang tinggi sangat berbahaya bagi perkembangan otak bayi dan sistem saraf.

Tak hanya didalam bahan pangan seperti ikan, merkuri juga terkandung di dalam udara yang kita hirup setiap hari. Letusan gunung berapi, kebakaran hutan serta bahan-bahan seperti cat tembok, batu baterai, mainan anak, plastik dan cat rambut semuanya mengandung merkuri. Merkuri juga dilepaskan di udara oleh pembangkit listrik, pabrik semen, dan pabrik kimia tertentu dan industri manufaktur. Merkuri juga digunakan untuk pembuatan termometer dan termostat.

Ketika merkuri mengendap di dalam air, maka bakteri akan mengubahnya menjadi bentuk yang disebut methylmercury. Di dalam air, ikan dan mahkluk hidup lainnya akan menyerap methylmercury dari makanan yang mereka makan. Methylmercury akan terikat erat dengan protein dan akan tetap bertahan di dalam ikan bahkan saat ikan sudah dimasak.

Hampir semua ikan dan kerang diseluruh dunia mengandung merkuri. Ikan pemangsa merupakan ikan yang paling banyak menyimpan merkuri, karena ikan predator akan memangsa ikan lain yang telah menyerap merkuri.

mercuri cairPada tubuh Ibu hamil, methylmercury akan melintasi plasenta dan ikut masuk ke dalam tubuh janin. Studi menunjukkan bahwa paparan konsentrasi tinggi methylmercury selama kehamilan dapat mengganggu tumbuh kembang otak dan sistem saraf janin dari ringan hingga berat. Menurut Badan Perlindungan Lingkungan (EPA), keterampilan kognitif (seperti memori dan perhatian), bahasa, keterampilan motorik, dan penglihatan mungkin akan terpengaruh.

Hingga saat ini para ahli masih memperdebatkan berapa batas aman untuk merkuri. Namun demikian para peneliti menyarankan supaya Ibu hamil dan anak-anak membatasi konsumsi makanan laut khususnya ikan yang mengandung merkuri, walau bagaimanapun janin didalam kandungan sangat membutuhkan EPA dan DHA dari omega 3.

Beberapa jenis ikan olahan mungkin hanya sedikit mengandung merkuri, dan penggunaan dosis tertentu masih dalam batas aman. Untuk itu, lebih lanjut dapat berkonsultasi dengan ahli gizi atau dokter kandungan Anda, untuk mendapat produk ikan dan suplemen, serta dosis yang aman.

Sumber : TipsCaraManfaat

(rsh/bt)

About The Author

Situs Resmi Kesehatan, Gizi & Farmasi.

Number of Entries : 1904

Leave a Comment

Scroll to top