You Are Here: Home » Warta Sehat » Umum » Tompel Pada Bayi Berbahayakah???

Tompel Pada Bayi Berbahayakah???

fgfdgBeberapa bayi dilahirkan dengan tanda lahir. Bentuknya pun bervariasi, umumnya orang menyebutnya dengan tompel, namun ada juga yang samar-samar kecokelatan. Ada berapa jenis tanda lahir yang muncul pada kulit bayi. Ada yang membutuhkan pengobatan ada juga yang tidak. Khususnya bagi para ibu coba perhatikan tanda lahir pada bayi anda. Termasuk jenis yang manakah tanda lahir seperti berikut ini :

  1. Salmon patches. Merupakan kumpulan pembuluh darah yang muncul berbentuk kecil, merah muda, datar di kulit, terjadi pada sepertiga dari bayi yang baru lahir. Salmon patches dapat muncul di belakang leher (disebut “gigitan bangau”), antara mata (disebut angel’s kiss), dahi, hidung, bibir atas, atau kelopak mata. Beberapa memudar seiring pertumbuhan bayi, namun di bagian belakang leher biasanya sulit hilang. Salmon patches tidak memerlukan pengobatan.

  2. Port wine stains. Berupa tanda datar merah muda saat lahir dan secara bertahap menjadi lebih gelap dan ungu kemerahan seiring usia, bahkan ada yang sampai bentuknya besar dan agak tebal. Port wine stains disebabkan oleh kapiler darah melebar dan dialami sekitar tiga dari setiap 1.000 bayi. Jika terjadi pada kelopak mata dapat meningkatkan risiko glaukoma. Port wine dapat menjadi tanda dari sebuah kelainan, tetapi biasanya tidak. Pengobatan dapat menggunakan terapi laser, pencangkokan kulit, makeup dan masking. Salahsatu yang memiliki tanda ini adalah Mikail Gorbacev.

  3. Mongolian spots. Bentuknya datar, lembut dan ada sejak lahir. Kebanyakan ditemukan di daerah pantat dan punggung bawah. Umumnya berwarna biru, tapi dapat juga keabu-abuan, samar hitam atau coklat. Kebanyakan terjadi pada bayi yang kulitnya cenderung gelap. Biasanya hilang saat usia sekolah, walau ada juga yang tidak, tetapi tidak memerlukan perawatan khusus.

  4. Cafe Au lait spots. Tanda ini bentuknya oval, tidak menonjol, warna mulai dari coklat terang sampai gelap, sehingga diistilahkan dalam bahasa prancis “kopi susu”. Dapat ditemukan di lengan bagian atas, pantat dan kaki. Tanda ini biasanya dapat lebih besar dan lebih gelap seiring usia, tapi tidak berbahaya. Tetapi memiliki tanda seperti ini hampir di seperempat tubuh dapat dikaitkan dengan neurofibromatosis dan sindrom McCune-Albright, yang terbilang jarang. Konsultasikan pada dokter jika anak anda punya banyak tanda ini.

  5. Strawberry hemangiomas. Berupa kumpulan pembuluh darah kecil dan menggumpal. Strawberry hemangioma terjadi pada permukaan kulit, biasanya pada kulit kepala, wajah, punggung atau dada. Warna bisa merah atau ungu dan sering menonjol, dengan batas-batas tajam dan jelas. Ini terjadi pada 2 dari setiap 100 bayi yang lahir. Strawberry hemangioma biasanya terjadi beberapa minggu setelah lahir. Mereka tumbuh dengan cepat melalui tahun pertama sebelum akhirnya dapat hilang sekitar usia 9 tahun. Tidak ada pengobatan yang diperlukan, tetapi ketika mereka ada dekat mata atau mulut, atau di lokasi yang dapat berdarah atau menjadi terinfeksi, perlu diobati atau dihilangkan.

     

  6. Cavernous Hemangiomas. Ada saat lahir, hemangioma kavernosa hanya lebih dalam di bawah kulit dan membentuk seperti spons kebiruan pada jaringan darah. Jika mereka cukup dalam, kulit di atasnya dapat terlihat normal. Hemangioma kavernosa biasanya muncul di kepala atau leher. Kebanyakan hilang pada usia pubertas.

  7. yuyiyuuVenous Malformation. Disebabkan oleh bentuk abnormal pembuluh darah yang melebar. Meskipun ada pada saat lahir, akan hilang pada saat rentang usia anak-anak atau dewasa. Venous Malformation muncul di 1% sampai 4% populasi bayi. Mereka sering ditemukan pada rahang, pipi, lidah, dan bibir. Mereka juga dapat muncul pada area lain tubuh. Mereka akan terus tumbuh perlahan-lahan, dan mereka tidak menyusut dengan waktu. Pengobatan dengan sclerotherapy atau operasi akan diperlukan bila sangat menggangu dan menimbulkan rasa sakit.

  8. Congenital nevi. Berupa tahi lalat bawaan yang muncul saat lahir. Permukaan mungkin datar, muncul, atau bergelombang. Tahi lalat ini dapat tumbuh di mana saja pada tubuh dan bervariasi dalam ukuran kurang dari satu inci hingga lebih dari 8 inci. Congenital Nevi terjadi pada 1% dari populasi bayi yang baru lahir. Hal ini kebanyakan tidak berbahaya. Tapi Nevi bawaan, terutama yang besar, memiliki peningkatan risiko untuk berkembang menjadi melanoma, jenis kanker kulit paling mematikan, untuk itu, semua tahi lalat yang beresiko harus dipantau perubahannya.

     

Sumber : WebMD

(ast/bt)

About The Author

Situs Resmi Kesehatan, Gizi & Farmasi.

Number of Entries : 1904

Leave a Comment

Scroll to top