You Are Here: Home » Warta Sehat » Umum » Merokok Faktor Utama Penyebab Penyakit Alzheimer

Merokok Faktor Utama Penyebab Penyakit Alzheimer

?????????????????????????????????????????????Pada tahun 2014, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menerbitkan sebuah laporan berjudul “Tobacco Use & Dementia” berdasarkan penelahaan ilmiah yang komprehensif dari penggunaan tembakau, paparan asap rokok dan tingkat insiden semua jenis demensia, termasuk Alzheimer. Laporan ini menemukan bahwa perokok memiliki risiko 45% lebih tinggi terkena demensia dibandingkan non-perokokdan menyimpulkan bahwa 14% kasus Alzheimer di seluruh dunia berhubungan dengan kebiasaan merokok.

Penderita dimensia yang juga seorang perokok memiliki kesempatan hidup lebih pendek dari pada penderita yang tidak merokok. Dimensia pada perokok disebabkan oleh adanya sebuah mekanisme biologis yang juga sama pada penyakit aerteri koroner, serebrovaskular dan stroke. Mekanisme biologis ini mendorong proses patologis yaitu :

  1. Meningkatkan total homosisteinplasma yang merupakan faktor risiko stroke, gangguan kognitif, Alzheimer dan demensia lainnya.

  2. Mempercepat aterosklerosis di liver danotak, mengakibatkan otak kurang oksigen dan nutrisi penting. Kekakuan arteri dikaitkan dengan penumpukan plakbeta-amyloid di otak yang merupakan ciri khas penyakit Alzheimer.

  3. Stres oksidatif, excitotoxicity, kematian saraf dan peradangan yang secara langsung atau tidak langsung berhubungan dengan perubahan otak yang terlihat pada orang dengan Alzheimer.

shutterstock_40740250Menurut staf peneliti WHO, tembakau tanpa asap saja mengandung lebih dari 2.000 senyawa kimia, termasuk nikotin. Ini secara biologis masuk akal bahwa penggunaan tembakau tanpa asap dapat meningkatkan risiko demensia melalui mekanisme terkait penyakit kardiovaskular, sebagai penggunaan “snus” (sejenis tembakau Swedia tanpa asap)memiliki peningkatan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular. Kesimpulan ini sesuai dengan temuan dari penelitian sebelumnya, yang menunjukkan manfaat dari berhenti merokok. Satu studi menunjukkan bahwa perempuan yang berhenti merokok sebelum usia 40 terhindar lebih dari 90% dari mortalitas disebabkan oleh merokok dan mereka yang berhenti pada usia 30 terhindar 97% dari mortalitas. Studi lain menemukan perokokdi atas usia 65 tahun yang berhenti merokok dapat mengurangi resiko kematian dari masalah yang berhubungan dengan jantung dengan yang non-perokok hanya dalam waktu 8 tahun.

Sumber : Mercola

(ast/bt)

About The Author

Situs Resmi Kesehatan, Gizi & Farmasi.

Number of Entries : 1904

Leave a Comment

Scroll to top