Gagal Ginjal Kronis
Penyakit ginjal ada banyak jenis, salah satunya gagal ginjal kronis (GGK). Kondisi GGK bisa diperparah dengan beberapa pemicu misalnya karena hipertensi/tekanan darah tinggi, diabates, riwayat keluarga dengan gagal ginjal, usia yang sudah menua, beberapa suku misalnya asia, afrika, hispanik, indian rawan terhadap GGK.
Diabates menjadi penyebab utama penyakit ini. Meski dalam beberapa kelompok suku dan ras dipicu oleh hipertensi. Para peneliti banyak yang menyimpulkan bahwa penyakit mereka dipicu oleh genetika. Selain itu penambahan berat badan terhadap kemungkinan potensi GGK lebih besar lagi. Untuk itu, olahraga dan menjaga berat badan tetap ideal dapat membantu menurunkan kondisi.
Ketika mempunyai genetika GGK, sebaiknya melakukan pemeriksaan terhadap kemungkinan darah tinggi, tes protein dalam urin (jika ginjal rusak, protein bocor ke urin) dan tes kreatinin (jika ginjal rusak, kadarnya meningkat). Mengetahui penyakit lebih dini jauh lebih baik daripada terlambat mendeteksi.
Banyak orang tidak mengetahui dirinya terkena gagal ginjal. Gejala memang dapat muncul mulai dari ringan sampai berat. Gejala umum yaitu merasa lelah lebih dari biasanya, kurang energi, sulit tidur, pergelangan tangan dan kaki bengkak, otot kram saat tidur, kulit kering dan gatal, sering buang air kecil malam hari, kehilangan nafsu makan, bengkak sekitar mata terutama pagi hari. Jika misalnya seseorang sudah didiagnosa positif GGK, maka dokter akan melakukan pemeriksaan lebih jauh, yaitu:
- Pemeriksaan Glomerular Filtration Rate (GFR). Pemeriksaan glomerolus sesuai dengan kadar kreatinin, suku, jenis kelamin, usia. Dokter akan menentukan derajat GGK ini berdasarkan GFR.
- CT-scan atau USG scan: ini biasanya dilakukan untuk memberikan gambaran ginjal (apakah lebih besar/kecil) serta saluran kemih. Selain itu bisa memeriksa misalnya batu ginjal atau tumor pada ginjal.
- Biopsi ginjal. Hal ini biasanya dilakukan dalam kasus-kasus tertentu untuk mengetahui dengan tepat jenis penyakit ginjal. Alat ini menilai tingkat kerusakan ginjal untuk membantu dalam rencana pengobatan. Untuk melakukan biopsi, dokter mengangkat potongan-potongan kecil jaringan ginjal dan memeriksanya di bawah mikroskop.
Semua penyakit pada dasarnya dapat dicegah, tidak terkecuali GGK ini. Pengobatan tergantung pada stadium/tingkatan kerusakan organ. Ikuti semua petunjuk tanpa terkecuali. Carilah penyebab utama GGK karena terdapat banyak penyebab.
Pengobatan dan perawatan GGK bertujuan memperlambat atau mengendalikan penyebab penyakit ginjal. Semua tergantung pada penyebab awalnya. Misalnya perawatan dengan obat hipertensi, obat menurunkan kolesterol, menyembuhkan anemia, meredakan pembengkakan, diet protein rendah untuk mengurangi produk limbah dalam tubuh, dialisis (cuci darah) dan transplantasi ginjal. Jadi, sebenarnya, seseorang masih sangat mungkin untuk menghindari terjadi GGK jika sedari awal menyadari.
Sumber : positivemed.com
(ast/bt)