You Are Here: Home » Warta Sehat » Umum » Terlalu banyak Biskuit atau Kue Berpengaruh Pada Penurunan Memori

Terlalu banyak Biskuit atau Kue Berpengaruh Pada Penurunan Memori

biskuitBiskuit atau kue merupakan makanan selingan yang banyak diminati. Beragam rasa, bentuk dan merk selalu mewarnai rak-rak supermarket. Namun tahukan Anda bahwa dibalik gurih dan manisnya biskuit tersimpan lemak yang merugikan?

Temuan dari studi mengungkapkan bahwa lemak pada beberapa kue, biskuit dan makanan olahan lainnya ternyatadapat menggangu memori pada otak. Lemak yang dikenal sebagai lemak trans, digunakan baik dalam makanan olahan dan restoran dengan tujuan untuk memperbaiki tekstur dan rasa. Lemak trans dibuat dengan cara menambahkan hidrogen ke dalam minyak sayur sehingga berbentuk lebih solid, maka dapat juga disebut sebagai minyak terhidrogenasi parsial.

Sebuah studi yang melibatkan 1.000 pria sehat berusia di bawah 45 tahun, menemukan bahwa mereka yang mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak trans memiliki nilai yang buruk dalam tes memori kata. Pemimpin studi Dr Beatrice Golomb, dari Universitas California, San Diego School of Medicine, mengatakan: “Penurunan memori akibat konsumsi makanan yang mengandung lemak trans terjadi pada pria muda dan setengah baya yang masih aktif bekerja. Dari sudut pandang kesehatan, konsumsi lemak trans juga berhubungan dengan peningkatan berat badan dan berisiko terhadap penyakit jantung. Pada makanan, lemak trans berfungsi sebagai pengawet makanan namun justru dapat mengurangi umur manusia.”

Tim peneliti mempelajari orang dewasa yang belum terdiagnosis penyakit jantung dengan mengisi kuesioner diet. Untuk menilai memori, para peneliti memberikan 104 kartu yang menunjukkan kata-kata kepada peserta Setiap orang harus menyebutkan kata-kata yang sudah dilihat dan dihafal.

04022014_rpsi_menguatkan-memory-fSetiap gram lemak trans yang dikonsumsi menyebabkan penurunan mengingat kata-kata sebesar 10%. Bagi mereka yang mengkonsumsilemak trans dalam jumlah yang tinggi, hanya mampu mengingat sebanyak 10 kata. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa semakin sedikit lemak trans yang dikonsumsi semakin baik fungsi memori pada otak.

Lemak trans berpengaruh buruk terhadap kesehatan jantung, bahkan lebih buruk dari lemak jenuh yang berkontribusi pada penyakit jantung. Industri makanan Inggris dalam beberapa tahun terakhir ini telah mengurangi atau menghilangkan lemak trans dalam makanan. The Food and Drug Administration sedang mengambil langkah-langkah lebih lanjut untuk mengurangi jumlah lemak trans dalam pasokan makanan di Amerika Serikat.

 

Sumber : dailymail

(vna/bt)

About The Author

Situs Resmi Kesehatan, Gizi & Farmasi.

Number of Entries : 1660

Leave a Comment

© 2012 - www.mausehat.com

Scroll to top