IDB INDONESIA IDB IDBEON ID BEON ID Beyond IDB IDB INDONESIA ID BEYOND BeonCorp Beon Corp Apakah wanita hamil wajib berpuasa?? – MauSehat.Com
You Are Here: Home » Warta Sehat » Puasa » Apakah wanita hamil wajib berpuasa??

Apakah wanita hamil wajib berpuasa??

wanita hamilTerkadang, sebagai seorang muslimah yang sedang hamil, menjadi sebuah kebimbangan kala bulan ramadhan datang: apakah saya sebaiknya berpuasa atau membayar fidyah (memberi makan orang kurang mampu per hari) ataukah tidak berpuasa tapi membayar puasa di lain hari di luar bulan ramadhan? Terlalu sering hal ini menjadi sebuah pertanyaan besar.

Tidak jarang pula banyak muslimah memilih berpuasa karena yakin bayi mereka dalam keadaan sehat, kondisi mereka pun sehat. Ada sebuah riset yang sepatutnya diperhatikan: bahwa puasa selama kehamilan dapat menyebabkan sesuatu yang disebut sebagai ‘kelaparan yang dipercepat’. Hal ini terjadi ketika hormon yang mengatur glukosa terganggu dan kadar glukosa bisa turun tajam. Proses ini telah dikaitkan dengan fungsi kognitif yang lebih buruk selama masa kanak-kanak dan beberapa penelitian pada hewan menunjukkan bahwa perubahan ini dapat mempengaruhi perkembangan sistem saraf. Selama berpuasa, asupan kalori juga menjadi rendah, 500- 1000 Kalori, jauh dibawah yang dibutuhkan. Sehingga sebenarnya tidak dianjurkan bagi ibu hamil untuk berpuasa karena ditakutkan akan muncul masalah kesehatan karena dapat kekurangan gizi. Dehidrasi juga bisa terjadi saat bumil berpuasa, yang dapat berbahaya bagi diri dan bayinya, terutama jika berpuasa saat musim / cuaca panas melanda.

Bagaimana jika bumil memilih tetrap berpuasa?

Jika memang ingin berpuasa sebaiknya perhatikan hal berikut ini:

  1. Ketika sahur makan yang mudah dicerna memiliki energi yang tinggi sehingga akan mudah bertahan sampai waktu berbuka. Makan mengandung serat yang membantu rasa kenyang lebih lama, misalnya sayur, buah, bijian, nasi.
  2. Pada saat berbuka, jangan langsung makan banyak, tidak terkendali dan seperti orang sedang pesta. Berbukalah dengan kurma dan segelas jus buah atau segelas susu. Hal ini akan membantu menyiapkan pencernaan untuk makanan berikutnya.

Ketika berbuka puasa sebaiknya dilakukan:

  1. Konsumsi makanan padat gizi dan seimbang.
  2. Pilih karbohidrat kompleks yang akan membantu melepaskan energi secara bertahap. Contoh: beras/nasi merah, kacang-kacangan, polongan, oat, roti gandum, pasta gandum.
  3. Mengurangi atau menghindari makanan terlalu manis. Makanan tersebut akan cepat mengisi energi, tapi cepat juga membuat lelah bahkan dapat pingsan.
  4. Batasi makanan berlemak jenuh tinggi.
  5. Masukkan lemak sehat dalam daftar makanan misalnya alpukat.
  6. Minumlah susu dan produk susu.
  7. Minumlah air putih atau cairan sebanyak 1.5 sampai 2 liter/hari. Hindari minuman mengandung kafein.

Sumber : dietinpregnancy

(ast/bt)

About The Author

Situs Resmi Kesehatan, Gizi & Farmasi.

Number of Entries : 1904

Leave a Comment

© 2012 - www.mausehat.com

Scroll to top