IDB INDONESIA IDB IDBEON ID BEON ID Beyond IDB IDB INDONESIA ID BEYOND BeonCorp Beon Corp Apa yang sebaiknya dimakan saat ramadhan – MauSehat.Com
You Are Here: Home » Warta Sehat » Puasa » Apa yang sebaiknya dimakan saat ramadhan

Apa yang sebaiknya dimakan saat ramadhan

menu-makanan-dietHealth 24 merangkum apa yang sebaiknya kita makan selama bulan ramadhan agar tubuh kita sehat dan terus fit sampai akhir ramadhan.

Pola makan sehat

Bulan Ramadhan dapat dijadikan sebagai latihan untuk meninggalkan pola makan tidak baik, walau banyak juga orang yang tidak menyadari ini. Baiknya makanan yang dihidangkan saat ramadhan adalah makanan sederhana, bukan seperti makanan saat berpesta, jumlahnya lebih sedikit dari keseharian dan dengan gizi yang seimbang. Untuk mempertahankan pola makan seimbang, sebaiknya makanan dikelompokkan dalam buah-buahan dan sayur-sayuran ; nasi, roti, serela, kentang, bijian lainnya; daging, ikan dan ayam; produk susu dan sejenisnya; makanan yang mengandung gula dan lemak.

Makan sahur

Mencakup makanan karbo kompleks yang menyediakan energi sepanjang waktu, dilepaskan secara bertahap (misalnya nasi, kentang, gandum, burgul dan bijian lainnya) dan makanan tinggi serat (buah buahan). Untuk melengkapi, pastikan cukup minum banyak air putih dan menghindari kafein yang dapat membuat tubuh dehidrasi.

Berbuka puasa (iftar)

Umumnya berbuka dengan air putih hangat dan kurma, yang dapat membantu mengembalikan kadar gula sementara, kadar garam dan merevitalisasi tubuh.

Manfaat kurma:

  1. Mudah dicerna
  2. Kurangi rasa lapar, menghindari makan berlebihan
  3. Menenangkan lambung setelah berpuasa berjam-jam untuk menerima makanan berikutnya
  4. Kaya glukosa sebagai sumber energi, serta zat gizi lainnya, memulihkan kondisi setelah berpuasa
  5. Mencegah sembelit karena perubahan waktu makan

Makanan yang sebaiknya dihindari:

  1. Makanan yang digoreng : pangsit goreng, ayam goreng, dsbnya
  2. Makanan bergula tinggi dan lemak jenuh tinggi: manisan, sirup manis banget, gorengan
  3. Makanan yang dimasak dengan lemak/minyak berlebihan: kari, soto santan, dsbnya

Sebagai menu alternative, pilihlah makanan yang dipanggang tanpa bara, digoreng kering (sedikit minyak), di oven, dikukus, rebus, tim. Untuk mencegah kerusakan otot diantara waktu berpuasa, keseimbangan kalori/energi dan lemak sebaiknya terjaga. Fokus berpuasa bukan sekedar menurunkan berat badan, namun kebiasaan pola makan, yang sukur-sukur… dapat terus berlanjut setelah bulan puasa selesai.

Sumber : health24.com

(ast/bt)

About The Author

Situs Resmi Kesehatan, Gizi & Farmasi.

Number of Entries : 1904

Leave a Comment

© 2012 - www.mausehat.com

Scroll to top