You Are Here: Home » AKTIF BEROLAHRAGA DAN ISTIRAHAT ATAU TIDUR YANG CUKUP

AKTIF BEROLAHRAGA DAN ISTIRAHAT ATAU TIDUR YANG CUKUP

Kesehatan merupakan sesuatu yang sangat berharga yang harus dijaga agar kita dapat terus bertahan hidup di dunia ini(1). Kesehatan itu sangatlah penting, karena kesehatan itu tidak dapat dibeli dengan uang. Kita sendirilah yang harus menjaga kesehatan kita. Selain faktor makanan & gizi seimbang serta melakukan detoks secara teratur, air putih tercukupi dan hindari stress, kesehatan yang optimal harus pula didukung dengan berolahraga secara teratur dan istirahat/tidur yang cukup.(2)

  • Aktif berolahraga

Apa sebenarnya olahraga itu ? Apakah dengan kita berkeringat banyak itu berarti kita telah melakukan olahraga? Atau berolahraga berarti harus merasa lelah dan pernah mendapat cedera pada otot atau terkilir pada persendian kita? Jika memang seperti itu , ternyata cukup merepotkan juga untuk menjaga tubuh agar tetap sehat dan bugar. Lalu, apa yang dimaksud olahraga yang sederhana dan menyegarkan untuk dikerjakan?

Secara umum, olahraga adalah aktivitas yang sengaja dilakukan seseorang yang meluangkan waktu untuk melatih tubuhnya, tidak hanya secara jasmani seperti melatih kekuatan otot dan tubuh tetapi juga kerohanian yang difokuskan untuk menjaga keseimbangan pikiran pelaku. Maka dengan berolahraga, Anda dapat mempersehat kondisi fisik sekaligus mendapat ketenangan psikis(1).

Ada banyak jenis olahraga yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan. Kita dapat memilihnya sesuai selera atau kebutuhan kita. Karena setiap jenis olahraga mempunyai manfaat yang berbeda-beda bagi kesehatan.
Walaupun olahraga itu penting, tetapi masih banyak orang yang belum menyadarinya. Banyak penyakit yang bersumber dari pola hidup yang salah,seperti kurang bergerak dan berolahraga, serta kurang istirahat . Orang-orang beralasan, mereka terlalu sibuk untuk berolahraga. Padahal olahraga sangat dibutuhkan(3).

  • Manfaat Olahraga (Cedric Bryant, ahli dari the American Council on Exercise)
  • Menjaga daya tahan tubuh.

Penelitian memperlihatkan bahwa olahraga aerobik seperti berjalan cepat, lari, bersepeda mendorong tubuh bertahan terhadap virus-virus dan bakteri selama musim penyakit masuk angin dan flu.

  • Mampu bergerak dan berpikir cepat

Penyingkapan neuron (sel-sel saraf) terlalu lama pada hormon-hormon stress kadar tinggi, seperti kortisol, mengurangi kemampuan otak dan berkurangnya daya ingat. Olahraga aerobik secara teratur menolong menurunkan kadar kortisol, yang bisa membantu memperbaiki ingatan.

  • Mampu menekan stres

Olahraga teratur memperbesar produksi neurotransmitter dan menolong menurunkan kadar kortisol, yang menolong anda mengurangi stress.

  • Meningkatkan mood

Olahraga meningkatkan kadar serotonin dan dopamin, yang menolong melegakan gejala-gejala kegelisahan dan depresi.

  • Selalu memiliki energi yang maksimal guna menjalani kegiatan setiap hari

Olahraga aerobik dalam jangkauan sasaran detak jantung anda akan benar-benar meningkatkan energi anda. Sehingga anda dapat menjalankan aktivitas fisik lebih lama dan tidak mudah lelah(4).

Selain itu berolahraga ternyata juga dapat menurunkan selera makan, meningkatkan pengurangan berat badan, memperkuat tulang, dll. Jangan lupa luangkan waktu berolahraga di antara aktifitas kita sehari-hari dan nikmati beribu manfaatnya(7).

  • Akibat kurang atau bahkan tidak pernah berolahraga ?

Ketika otot dan rangka tubuh bergerak, denyut jantung akan meningkat sehingga darah beserta oksigen dan nutrisi yang dibawanya akan terdistribusi dengan baik. Mekanisme ini tidak terjadi jika tubuh tidak olahraga.

Terganggunya distribusi oksigen paling berdampak pada otot, yang menyebabkan rasa pegal-pegal di seluruh tubuh. Otot akan terasa kaku saat kekurangan oksigen, yang memang berfungsi menjaga fleksibilitas atau kelenturan otot.

Selain itu, kekurangan oksigen juga menyebabkan kerja otak tidak maksimal sehingga mudah pusing dan susah menjaga konsentrasi. Otak yang ukurannya hanya 2 persen dari total massa tubuh dikenal sangat rakus, sebab konsumsi oksigennya mencapai 20 persen kebutuhan total seluruh tubuh.

Pengaruhnya terhadap sistem saraf, tidak bergerak seharian saja akan menyebabkan bagian-bagian tertentu dari tubuh mengalami tekanan yang konstan sepanjang hari. Akibatnya terjadi gangguan saraf di bagian tersebut dan memicu berbagai keluhan ringan seperti nyeri dan kesemutan(5).

  • Frekuensi olahraga yang tepat dan contoh jenis olahraga

Latihan olahraga hendaknya dilakukan pada udara terbuka dan bebas polusi, atau bila tidak, lakukanlah di ruang tertutup yang temperatur ruangannya dapat diatur.

Menurut penyelidikan di Framingham USA, di Inggris, Belgia, National University of Singapore dan di Jepang bahwa serangan jantung frekuensinya banyak terjadi antara pukul 06.00–12.00 siang. Oleh sebab itu bagi anda yang memiliki gangguan/masalah di jantung sebaiknya di pagi hari hanya melakukan olahraga pernafasan seperti yoga dan di sore harinya boleh melakukan olahraga yang membebani jantung seperti aerobik.

1. Jogging

Jogging merupakan salah satu olahraga yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan. Tidak perlu punya keahlian khusus agar dapat melakukan jogging. Semua orang dari segala usia dapat melakukan jogging. Oleh karena itu, jogging termasuk salah satu olahraga yang paling banyak dilakukan(6).

2. Berenang

Berenang merupakan salah satu olahraga air yang sangat populer bahkan sangat digemari oleh siapapun karena gerakannya hampir melibatkan semua otot tubuh, sehingga sangat bermanfaat bagi kesehatan dan menjaga tubuh tetap bugar.
Berenang sangat baik bagi kesehatan, karena apabila kita melakukan satu gerakan saja, misalnya gaya bebas, maka hampir seluruh otot tubuh terlibat, sehingga olahraga ini sangat bermanfaat bagi mereka yang mengutamakan kesegaran jasmani.

Selain itu, walaupun melakukan olahraga di dalam air, jangan lupa minum air putih agar tidak mengalami dehidrasi yang mungkin terjadi.
Olahraga ini adalah pilihan yang tepat, sebab meskipun dilakukan di lingkungan yang dingin namun tetap efektif untuk membakar lemak
(6).

3. Yoga

Yoga merupakan perpaduan olahraga dengan meditasi. Peminatnya kebanyakan ialah kaum wanita. Bahkan bagi sebagian orang, yoga menjadi gaya hidup baru. Apalagi dalam perkembangannya, aktivitas yang satu ini memiliki image yang eksklusif.


Kata Yoga berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti ÝOKE, atau membawa harmonisasi antara pikiran, tubuh dan jiwa. Mendisiplinkan pikiran dan tubuh, dan juga berhubungan dengan jiwa adalah tujuan utama dari gaya hidup yoga.
Selain untuk membugarkan tubuh, yoga juga berfungsi sebagai media pelepasan stres. Karena itu yoga sangat cocok bagi mereka yang memiliki kesibukan, terutama pekerjaan yang mudah memicu stres(6).

4. Aerobik

Aerobik merupakan salah satu olahraga yang sedang populer saat ini. Semua orang dari segala usia berlatih aerobik. Tidak hanya masyarakat kota besar saja yang menikmatinya, tapi juga masyarakat pinggiran. Dan kegiatannya tidak hanya dilakukan di pusat-pusat kebugaran saja, tapi fasilitas umum yang biasa mengadakan senam massal juga banyak diminati.


Latihan aerobik dilakukan dengan menggerakkan kelompok otot-otot besar tubuh dalam gerakan yang berulang selama waktu tertentu. Latihan ini dimulai dengan pemanasan selama 5 menit kemudian diikuti latihan pokok dengan mengukur maksimum detak jantung menuju pencapaian 200 dikurangi usia yang sedang berlatih per menit. Latihan ini dilakukan selama 20 menit, namun bila tidak ada waktu boleh dilakukan 3×30 menit per minggu.

Bentuk-bentuk lain dari olahraga aerobik antara lain(7) :

  • Lari
  • Bersepeda
  • Mendayung
  • Melangkah di tangga
  • Skating
  • Tarian ballroom
  • Berenang

Istirahat/Tidur yang cukup

Bagi sebagian orang, proses tidur bukanlah hal penting, bahkan dianggap tidak bermanfaat sehingga harus dikurangi agar bisa memanfaatkan waktu untuk lebih produktif. Tapi ternyata berbagai penelitian 30 tahun terakhir mengungkapkan sebaliknya. Tidur justru meningkatkan produktivitas, bahkan amat penting bagi kelangsungan hidup manusia(8).

  • Tidur dan istirahat memang begitu penting karena berpengaruh pada kesehatan anda, yaitu :

1. Tidur meregulasi hormon-hormon penting

Saat anda tidur, hormon pertumbuhan dilepaskan. Ini membuat anak-anak bertumbuh, serta meregulasi massa otot dan menolong mengendalikan lemak dalam tubuh orang-orang dewasa.

2. Tidur memperlambat proses penuaan

istilah “tidur untuk kecantikan” memang secara harfiah benar. Tidur memperlambat proses penuaan, dan beberapa orang mengatakan bahwa itu adalah salah satu dari rahasia menghindari keriput yang paling penting.

3. Menaikkan sistem kekebalan

Orang-orang yang tidur sembilan jam semalam, bukannya tujuh jam, mempunyai kegiatan “sel pembunuh alami” yang lebih besar dibanding normal.

4. Tidur memperbaiki fungsi otak

Salah satu penelitian memperlihatkan bahwa tidur jangka pendek mungkin menurunkan kegiatan otak yang berhubungan dengan kewaspadaan dan penampilan kesadaran

5. Tidur mengurangi tingkat kortisol

Stress berlebihan menaikkan tingkat kortisol, yang mengganggu keseimbangan neurotransmitter dalam otak, yang menyebabkan anda gelisah serta rentan merasa depresi, cemas, dan mengalami insomnia(7).

Membatasi waktu tidur dalam kurun waktu lama juga ternyata menyebabkan kegemukan. Kondisi kurang tidur akan meningkatkan nafsu makan. Persis seperti yang kita alami ketika harus menahan kantuk sepanjang malam, dorongan untuk makan jadi kuat. Ini disebabkan oleh metabolisme yang terganggu. Hormon-hormon yang mengatur nafsu makan jadi tak beraturan(9).

Tidur yang cukup yakni antara 6-8 jam terbukti mampu membuat tubuh tetap sehat dan jauh dari penyakit. Menurut Michael Fleming, MD, president dari American Academy of Family Physicians (AAFP), tidur cukup akan membuat tubuh tidak cepat letih dan sakit. Hal ini dipertegas juga oleh The National Sleep Foundation America, yang menyebut bahwa tidur cukup dapat memelihara kesehatan mental dan emosional(10).

Referensi :

  1. http://www.dunia-kesehatan.com/index.php option=com_content&view=article&id=79%3Aapa-itu-olahraga&catid=52%3Akebugaran&Itemid=29
  2. http://www.anneahira.com/kesehatan-tubuh.htm
  3. http://blog.2menit.com/2010/09/2-menit-menuju-hidup-sehat.html
  4. http://www.inspirasisehat.com/bion-3-healthy-guides/42-cegah-sakit-lebih-dini-
  5. http://www.detikhealth.com/read/2011/01/19/104159/1549648/766/akibat-tidak-pernah-olahraga?ld991107763
  6. http://www.scribd.com/doc/32831715/Pengaruh-Olahraga-Terhadap-Kesehatan
  7. Colbert, Don (2007). The Seven Pillars of Health.USA: Immanuel Publishing House.
  8. http://kesehatan.kompasiana.com/medis/2011/04/21/tidur-kesehatan-yang-terabaikan/
  9. http://www.dechacare.com/Dampak-Negatif-Akibat-Kurang-Tidur-I1007.html
  10. http://info-kesehatan.rudysonlinebusiness.com/tag/sehat/

© 2012 - www.mausehat.com

Scroll to top