IDB INDONESIA IDB IDBEON ID BEON ID Beyond IDB IDB INDONESIA ID BEYOND BeonCorp Beon Corp 8 Tips Atasi Bau Mulut Saat Berpuasa – MauSehat.Com
You Are Here: Home » Warta Sehat » Puasa » 8 Tips Atasi Bau Mulut Saat Berpuasa

8 Tips Atasi Bau Mulut Saat Berpuasa

ispc033028Bau mulut (halitosis) bagi orang yang sedang menjalankan ibadah puasa adalah merupakan fenomena yang wajar. Ini terjadi karena saat tubuh mulai kekurangan karbohidrat sebagai sumber energi, tubuh akan membakar lemak untuk memenuhi kebutuhan energi tersebut. Proses pembakaran lemak dan protein ini akan menghasilkan senyawa keton atau dikenal dengan proses ketosis. Ketosis berlangsung jika cadangan gula hati (glikogen) sudah habis. Karena itu orang yang sedang berpuasa banyak yang mengalami halitosis, terutama mulai tengah hari di saat cadangan karbohidrat dalam darah habis. Keton merupakan senyawa yang berbau tidak enak. Tubuh akan berusaha membuang senyawa keton ini salah satunya melalui paru-paru/pernafasan.

Bau mulut saat puasa menjadi lebih tajam karena selama puasa terjadi penurunan produksi saliva (air liur). Salah satu fungsi air liur adalah untuk membunuh kuman. Kurangnya produksi air liur selama berpuasa membuat kuman/bakteri berkembang biak dengan mengubah protein dari sisa-sisa makanan menjadi senyawa sulfur yang mengeluarkan bau tidak sedap.

Sekalipun bau mulut saat berpuasa wajar, bagaimanapun tetap membuat risih bila anda sedang berbicara berhadap-hadapan dengan orang lain.  

Tetapi tidak usah kuatir, 7 tips berikut ini membantu mengurangi Halitosis selama berpuasa :

  1. Minum air putih yang cukup, 7-9 gelas sejak berbuka hingga sahur (3-5 gelas sejak berbuka hingga sebelum tidur, 3 gelas sejak bangun tidur hingga imsak)

  2. Sikat gigi setelah makan berbuka, sebelum tidur dan setelah sahur.

  3. ptg00619394Berkumur-kumurlah lebih lama dengan air putih segera setelah takjil atau konsumsi makanan ringan atau minuman yang manis.

  4. Diluar menu berbuka dan sahur, hindari mengkonsumsi makanan berlemak/berprotein tinggi (kue, kerupuk, gorengan, dll), makanan yang lengket di gigi (coklat, biskuit, dll). Lebih baik pilih buah berkadar air tinggi seperti semangka, melon, jeruk, pepaya. Buah-buahan ini juga mengandung serat yang baik pencernaan.

  5. Hindari makanan/bumbu yang beraroma tajam seperti jengkol, petai, bawang, dll

  6. Hindari makanan/minuman bergas.

  7. Tidur malam yang cukup dan jangan tidur lagi setelah sahur. Karena selama tidur produksi air liur akan berkurang.

  8. Berkumur-kumurlah lebih lama setiap kali berwudu’, tetapi jangan ditelan ya…

Jika ini sudah dilakukan, bau mulut tidak juga berkurang, sebaiknya berkonsultasilah ke dokter. Bisa jadi anda menderita suatu penyakit yang membuat nafas anda bau, seperti penyakit THT, Diabetes melitus, gangguan paru-pari/pernafasan, gangguan pencernaan.

(isn)

About The Author

Situs Resmi Kesehatan, Gizi & Farmasi.

Number of Entries : 1904

Leave a Comment

© 2012 - www.mausehat.com

Scroll to top